Sunday, 25 June, 2017 - 13:34

Maret 2017, Serapan Anggaran Buol Masih Rendah

Muhamad Lahamade. (Foto : Agus Rioeh/ Metrosulawesi)

TEPRA Adakan Rapat Evaluasi

Buol, Metrosulawesi.com - Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) APBD Kabupaten Buol menggelar rapat evaluasi terkait serapan anggaran sampai dengan per 31 Maret 2017. Rapat evaluasi dilaksanakan di aula Kantor Bupati Buol, pekan lalu.

Rapat dipimpin Asisten III Setda Kabupaten Buol SyamsudinTagigo dan diikuti oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli bupati, para asisten, pejabat pembuat komitmen (PPK) dan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) di lingkungan OPD.

Kepala Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Buol Muhamad Lahamade ditemui Metrosulawesi di kantornya mengakui masih rendahnya penyerapan dana APBD Kabupaten Buol khususnya pada kegiatan fisik.

Data yang diperoleh Metrosulawesi, capaian realisasi APBD Kabupaten Buol per 31 Maret 2017 yaitu belanja tidak langsung dalam Pagu Rp. 474.982.048.048.26, yang terealisasi Rp. 61.177.735.170 atau 12,88 %. Sedangkan untuk belanja langsung dalam pagu Rp. 449.297.095.312.74, terealisasi Rp. 20.673.105.127 atau 4,60 %.

Sedangkan untuk total belanja adalah pagu Rp. 924.279.143.361.00, sedangkan realisasi baru mencapai Rp. 81.850.840.647 atau 8,86 %. Rendahnya daya penyerapan dana APBD terlihat pada bidang keuangan target 22% hanya dapat terealisasi 8,86 % sehingga deviasi 13,14 %. Sedangkan pada bidang fisik target 23% terealisasi hanya 12,46 % dan deviasi 10,54 %.

Menurutnya, semua organisasi perangkat daerah (OPD), PPK, maupun PPTK belum siap. Disamping itu terdapat permasalahan-permasalahan lain yang sangat mempengaruhi kegiatan ini sehingga yang terserap dana tertumpuk pada bidang belanja tidak langsung.

Muhamad Lahamade menambahkan dengan melihat rendahnya pelaksanaan kegiatan normalisasi dan desk penyerapan anggaran periode Januari-Maret 2017 maka sangat diperlukan perhatian dan kerja keras kepada setiap PPK dan PPTK.

Menurutnya untuk lebih seriusi penyerapan atas pelaksanaan kegiatan anggaran tahun 2017 yang penyerapannya baru mencapai 16%.

Dia meminta kepada seluruh OPD dalam memberikan informasi dan keterangan terkait hambatan yang terjadi dalam penyerapan benar-benar valid. Kepada OPD pengelola anggaran dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2017 agar secepatnya melakukan penyesuaian dengan petunjuk pelaksanaan teknis DAK tahun 2017 yang sebagian ketentuannya sudah tidak sesuai lagi dengan ketentuan pelaksanaan DAK yang akan dating.

Untuk itu kepada OPD khusus pengelola paket lelang pada kegiatan fisik konstruksi agar secepatnya melakukan proses pembenahan administrasi terkait dengan syarat-syarat dalam pelaksanaan pelelangan untuk menjaga jangan sampai terdapat kesalahan yang mengakibatkan kegagalan fatal pada kegiatan yang akan dilaksanakan, kata Muhamad Lahamade.


Editor : Syamsu Rizal

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.