Friday, 20 April, 2018 - 22:36

Maret, Kota Palu Deflasi 0,08%

Kepala BPS Sulteng Faizal Anwar (kiri) didampingi Kabid Statistik dan Distribusi Wahyu Yulianto. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah menyatakan, Kota Palu mengalami deflasi sebesar 0,08 persen. 

Kepala BPS Sulteng Faizal Anwar didampingi Kabid Statistik dan Distribusi Wahyu Yulianto mengatakan, pantauan IHK nasional dilakukan pada 82 kota. Hasilnya, sebanyak 57 kota mengalami inflasi dan 25 kota mengalami deflasi.

"Inflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura sebesar 2,10 persen dan inflasi terendah di Kota Sumenep sebesar 0,01 persen," kata Faizal Anwar.

Lanjut Faizal, untuk deflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 2,30 persen dan terendah terjadi di Kota Bulukumba sebesar 0,01 persen.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Distribusi BPS SUlteng Wahyu Yulianto mengatakan penurunan indeks harga terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,88 persen. Sedangkan kenaikan indeks harga terjadi pada kelompok sandang (1,60 persen).

Kelompok kesehatan (1,00 persen), pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,40 persen), transpor, komunikasi dan jasa keuangan (0,35 persen), makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,23 persen) serta perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,15 persen).

Laju inflasi tahun kalender bulan Maret 2018 sebesar 0,29 persen dan inflasi year on year (Maret 2018 terhadap Maret 2017) tercatat sebesar 2,71 persen.