Friday, 20 July, 2018 - 01:23

Marhain, Korban yang Hanyut di Sungai Singkoyo Belum Ditemukan

HARI KETIGA - Tim SAR menelusuri sungai Singkoyo untuk mencari korban. (Foto: Ist)

Luwuk, Metrosulawesi.com - Marhain (28 tahun), korban  yang hanyut di sungai Singkoyo Kecamatan Toili Kabupaten Banggai  belum ditemukan. Memasuki hari ketiga pencarian, Rabu 11 Juli 2018, tim gabungan terus menelusuri sungai tersebut.

Tim SAR gabungan dari Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk, Babinsa Tanah Abang, Babinsa Singkoyo, Polsek Toili, Kades dan Sekdes, RAPI dan masyarakat setempat telah melakukan penyisisran di sekitar lokasi diduga korban hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Palu, Basrano mengatakan bahwa kemarin area pencarian sudah dilakukan sesuai dengan rencana operasi SAR.

“Area pencarian diperhitungkan dengan melihat kondisi arus sungai, sehingga hari ini akan dilakukan penyisiran lagi dengan membagi tim menjadi 3 SRU yaitu SRU 1 melakukan pencarian pada tumpukan kayu area sungai, SRU 2 dan SRU 3 melakukan penyisiran di sekitar aliran sungai sejauh 3 km dari posko menuju muara dengan menggunakan 1 unit perahu karet  (rubber boat) dan 1 unit perahu katinting,” terangnya.

Diberitakan Marhain (28) hanyut di sungai Singkoyo Kecamatan Toili Kabupaten Banggai, Senin 9 Juli 2018 lalu. Korban beserta dua adiknya pergi ke kebun yang melintasi sungai Singkoyo, pada saat melewati sungai korban terpeleset, kedua adiknya selamat sedangkan korban tidak muncul ke permukaan. (fat/ptr)