Saturday, 24 February, 2018 - 12:43

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Selokan

PENEMUAN MAYAT - Tim Inafsis Sat Reskrim Polres Palu, saat sedang mengevakuasi mayat seorang pria yang di temukan mengambang di selokan air, di jalan Sungai Surumana, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Minggu 21 Januari 2018. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Warga Jalan Sungai Surumana, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, di hebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang sudah membengkak dan membiru di sebuah selokan air yang tertutup dengan tumpukan sampah, sekitar pukul 14.00 wita, Minggu, 21 Januari 2018.

Informasi yang diperoleh dilokasi, mayat pria malang itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang undangan yang menghadiri acara kedukaan sekitaran lokasi tersebut. Saat itu saksi sedang mengambil motornya yang terparkir di pinggir selokan, yang tepat berseberangan dengan lokasi rumah duka itu.

“Yang lihat pertama kali adalah kerabat saya, saat itu kami sedang mengumpulkan kursi setelah selesai acara makan-makan disini. Dan kerabat saya mengambil motornya yang terparkir di dekat selokan dan melihat sosok tubuh yang awalnya kami mengira hanyalah boneka,” ungkap Rahmat.

Kata dia, awalnya para saksi beranggapan itu hanya sebuah boneka, karena posisi mayat masih mengapung dengan posisi tertelungkup serta tertutup dengan sampah. Rahmat pun berinisiatif mengambil kayu dan membersihkan sampah di sekitar mayat pria malang itu.

“Awalnya saya kira boneka, karena saya penasaran, saya mengambil kayu dan membersihkan sampah yang menutupi mayat tersebut. Dan saya melihat ada celana dalamnya, saya pun langsung sadar bahwa tidak mungkin boneka celananya begitu,” jelasnya.

Saat itu juga, Rahmat yang merupakan anak angkat dari keluarga yang berduka itu, langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Namun sebelumnya, mayat tersebut ditutupi dengan seng bekas, karena masih ada tamu yang datang ke tempat acara. Rahmat juga merasa heran, selama masa berkabung 21 hari, tidak ada tanda-tanda bau busuk dari selokan, hingga penemuan mayat itu tadi siang.

“Selama acara berkabung, tidak ada bau busuk kami cium, dan hingga tadi siang ini, tidak ada keributan atau perkelahian disini,” ujarnya.

Kapolsek Palu Barat Iptu Sudirman SH, saat di temui di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, saat ini pihaknya masih memfokuskan pada evakuasi korban ke Rs.Bahyangkara Palu, untuk selanjutnya di lakukan visum ataupun atopsi terhadap korban yang tidak diketahui identitasnya itu.

“Saat ini kami belum mengetahui apa penyebab kematian korban, karena masih akan dilakukan visum di Rs.Bhayangkara oleh tim Inafsis Satreskrim Polres Palu,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Palu AKBP Mujianto Sik, saat di konfirmasi terkait dengan penemuan mayat tersebut mengatakan, saat ini jenazah sudah berada di Rs,Bhayangkara untuk dilakukan visum atau otopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.

Mayat tersebut di temukan dengan mengunakan pakaian kaus oblong warna hitam serta menggunakan celana puntung warna hitam. Selain itu, petugas menemukan barang-barang milik korban yakni satu buah jam tangan, uang tunai sejumlah Rp. 58.000, gelang rantai dari besi putih di tangan kiri, serta satu buah ponsel merk Oppo.

“Saya mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, dengan ciri-ciri pakaian terakhir yang di gunakan korban, agar dapat melaporkan ke pihak kepolisian terdekat atau langsung ke Polres Palu,” imbaunya.

 
Editor: M Yusuf Bj

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.