Monday, 23 January, 2017 - 06:41

Mengintip Matahari Terbenam di Pantai Bambarano

Suasana sunset di Pantai Bambarano. (Foto : Metrosulawesi/Tahmil Burhanudin Hasan)

Berwisata ke Dampelas

MENGISI waktu berlibur di objek wisata alam adalah pilihan kebanyakan orang. Di daerah Provinsi Sulawesi Tengah ini sendiri begitu banyak tempat wisata yang dapat dinikmati, salah satunya di Pantai Bambarano.

Pantai Bambarano merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat indah. Di Bambarano kita dapat menikmati hamparan pasir putih, ombak dengan lautnya yang masih sangat bersih, di sana kita juga dapat menikmati pemandangan indah yang disajikan oleh bebatuan karang yang membentuk beberapa bukit-bukit kecil yang bisa dijadikan objek berfoto.

Tak jarang masyarakat yang berdatangan di tempat ini rela memanjat bukit karang untuk sekedar berfoto maupun menikmati udara segar yang berhembus dan menikmati suara deru ombak yang terpecah di karang.

Pantai Bambarano ini juga masih sangat alami, selain pemandangan pantai, pasir dan karangnya yang memikat, di sekitaran pantai ini juga masih sangat hijauh oleh pepohonan.

Pemandangan di pantai ini tidak kalah oleh sejumlah objek wisata laut yang ada di berbagai tempat lainnya. Di sini, anda bisa menikmati pemandangan yang lebih berkesan lagi ketika hari mulai senja, matahari yang perlahan tenggelam di ufuk barat akan sangat jelas terlihat di ujung jauh sudut laut luas yang ada di hadapan anda saat itu.

Metrosulawesi yang menyempatkan berakhir pekan di Bambarano menyempatkan diri melihat matahari terbenam (sunset) disana. Waktu itu, langit-langit mulai memerah, matahari secara perlahan mulai menghilang, cahayanya mulai menguning di balik awan-awan yang saat itu terhias di langit saat dipandangi dari Pantai Bambarano.

Tak lupa Metrosulawesi mengabadikan momen itu, dihiasi bukit karang dan sebuah bendera Merah Putih yang sengaja dipasang oleh masyarakat sekitar di salah satu bukit karang pun jadi objek yang sangat menarik. Sejumlah masyarakat yang juga masih menikmati suasana senja di sana berlomba mengabadikan momen itu.

Memang sangat menakjubkan suasana indah yang tersaji di Pantai itu. Bahkan sejumlah pengunjung pun tampak enggan untuk berhenti berenang di sana, meski hari sudah mulai gelap.

Di Bambarano juga ada tempat mandi untuk anak-anak agar tetap aman, di sana ada air laut yang masuk kedaratan dan membentuk kolam yang dikelilingi pasir pantai, sehingga ombak yang sedikit tinggi di pantai ini tidak akan membahayakan mereka saat berenang.

Pantai Bambarano sendiri terletak di Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala. Tepatnya berada sekitar 180 kilometer di arah pantai barat Kota Palu. Menuju Bambarano, anda bisa menempuhnya dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan jarak tempuh sekitar 3-4 jam dari Kota Palu. Saat memasuki desa Sabang, anda harus masuk ke arah perkampungan warga di sebelah kiri Jalan Trans Sulawesi tepat di tugu perbatasan Desa Sabang dan Desa Talaga.

Untuk menikmati berlibur di tempat ini, anda hanya harus mengeluarkan ongkos masuk yang dimanfaatkan oleh warga setempat dengan tariff Rp 2000 per orang dan Rp 1000 untuk roda dua, sementara roda empat Rp 5000.

Sayangnya, objek wisata di Bambarano belum dikelolah secara baik. Bahkan di lokasi wisata favorit warga sekitar ini belum tersedia kotage maupun tempat inap yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung yang hendak berlibur di sana. Meski demikian, lokasi wisata yang satu ini selalu ramai dikujungi warga saat hari libur sekolah tiba.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan