Saturday, 18 August, 2018 - 20:13

Menteri Pertanian Panen Raya di Poso

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bersama Pangdam VII Wirabuana Mayor Jendral TNI Agus Surya Bakti, Gubernur Sulawesi Tengah Drs Longky Djanggola dan Bupati Kabupaten Poso Darmin Sigilipu saat melakukan panen raya di Desa Masamba, Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso, Selasa 13 Desember 2016.(Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.com - Upaya pemerintah pusat untuk mewujudkan Indonesia surplus, jagung dan kedelai terus dilakukan. Hal ini dapat dilihat dari berbagai kegiatan pertanian, diantaranya cetak sawah,dan pemberian bibit dan pupuk gratis.

Kabupaten Poso menjadi salah satu daerah yang mendapat kepercayaan untuk menyukseskan UPSUS Pajala, khususnya padi  sawah, dimana di kabupaten Poso dilakukan cetak sawah sekitar seribu hektar lahan.

Bantuan pemerintah pusat tersebut telah dimanfaatkan masyarakat kelompok tani, dimana pada Selasa 13 desember 2016, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, bersama  Pangdam VII Wirabuana Mayor Jendral TNI Agus Surya Bakti, Gubernur Sulawesi Tengah Drs Longky Djanggola, Bupati Kabupaten  Poso Darmin Sigilipu, melakukan panen raya di Desa Masamba, Kecamatan Poso Pesisir, diatas lahan sekitar 1324 Ha dengan hasil panen sekitar 8,1 ton per hektar.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai melakukan panen dengan menggunakan mesin harvester mengatakan, hasil panen padi di Kabupaten Poso cukup baik, hal ini dapat dilihat dari kualitas bulir padi yang dipanen.

Ditambahkan, pertanian menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian serius pemerintah sejak tahun 2015 lalu, dan berbagai upaya pun dilakukan, keseriusan pemerintah tersebut membuat Indonesia tidak melakukan impor beras tahun 2016.

"Nasional, kita tau sekarang tidak impor beras lagi untuk tahun 2016," tambahnya.

Selain memberikan bantuan kepada masyarakat kelompok tani, Kementrian Pertanian juga memberi perhatian kepada keluarga DPO Poso, dengan memberi bantuan untuk peningkatan kualitas dan kesejahteraan keluarga DPO, dengan harapan kedepan keluarga DPO Poso dapat hidup dengan baik.

Menteri Pertanian berharap, Poso yang dikenal karena kasus teror, kedepan daerah jni diharapkan diketahui sebagai daerah penghasil pertanian di Indonesia.   


Editor : Subandi Arya