Sunday, 22 July, 2018 - 22:25

Menteri PPN Berbagi Kiat Sukses di Untad

KULIAH UMUM - Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro berbagi kiat sukses kepada civitas Universitas Tadulako (Untad) melalui kuliah umum di Lantai II Media Center Untad, Kamis, 29 Maret 2018. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro berbagi kiat sukses kepada civitas Universitas Tadulako (Untad) melalui kuliah umum di Lantai II Media Center Untad, Kamis, 29 Maret 2018.

Kiat sukses yang disampaikan Bambang dihadapan ratusan civitas Untad yaitu cukup dengan menjadi seorang yang profesional dan fokus dibidang yang digeluti. Apapun profesi yang dimiliki, hanya dengan menjadi seorang yang profesional-lah bisa bersaing.

“Cobalah mulai berpikir bagaimana kita agar menjadi seorang yang profesional. Kalau jadi insinyur, jadilah insinyur yang profesional, dan fokus dibidangnya,” ujar menteri.

“Kenapa saya bilang harus profesional, karena terus terang yang jadi insinyur saja di Inonesia ada tujuh ratus ribu. Cuma memang problemnya yang benar-benar kerja sebagai insinyur tidak banyak, yang profesional hanya sekitar tujuh ribu,” tambahnya.

Menteri mengatakan, pola berpikir juga harus sudah dirubah dengan orientasi yang menjangkau perkembangan global. Dalam hal itu peran perguruan tinggi, salah satunya Untad diharapkannya bisa memberi jawaban.

“Universitas Tadulako harus bisa memberikan materi atau muatan kuliah yang bisa memperkuat daya saing mahasiswa Tadulako secara internasional,” tuturnya.

Menurutnya, diera masyarakat ekonomi ASEAN saat ini, peningkatan daya saing perlu digenjot agar bisa memanfaatkan peluang yang ada. Dalam konteks daya saing, Indonesia berada diurutan 36 secara global.
 
Bambang melalui kesempatan ini juga mengungkapkan berbagai capaian pembangunan secara nasional. Secara perekonomian, posisi Indonesia di ASEAN kata dia menjadi yang terbesar.

“Kompetitor terberat kita hanya Vietnam, karena mereka tengah gencar menggaet investor,” ungkap Bambang.

Menutup kuliah umum, Bambang berharap civitas Untad bisa berpacu dengan perkembangan global yang perubahannya begitu cepat dan dinamis.

“Mudah-mudahan kuliah singkat ini memberi pemahaman untuk kemudian bisa memperluas wawasan kita,” pungkasnya. 

 
Editor: M Yusuf Bj