Tuesday, 17 January, 2017 - 06:10

Menuju Kota Wisata 2017, Donggala Terus Berbenah

Tanjung Karang, ikon pariwisata Donggala. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.com - Keinginan mewujudkan Donggala sebagai Kota Wisata bukan hanya keinginan pemerintah saja, melainkan semua stakeholder yang terkait dengan kepariwisataan. Keterlibatan semua pihak menjamin suksesnya program kepariwisataan.

Olehnya, kelompok pengelola pemberdayaan masyarakat wisata (P2MW) Nasana Ngapata/ Nanyama Ngapata, Kecamatan Banawa, Donggala kembali menggelar sosialisasi Donggala Kota Wisata 2017, yang berlangsung sejak Kamis 8 Desember 2016 di Banawa.

Bupati Donggala Kasman Lassa yang hadir bersama Ketua TP-PKK Indotang dalam kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan, rencana pembangunan kepariwisataan yang diberi jargon "Nanyama Ngapata" akan terus ditingkatkan. Sehingga pencanangan Donggala Kota Wisata akan dilakukan, menurut rencana akan dirangkaiakan dengan peringatan HUT ke-65 Kabupaten Donggala.

"Tahun 2017 anggaran sekitar Rp 9 miliar nantinya diperuntukkan rencana pembangunan kepariwisataan, drainase dalam kota akan diperbaiki, pembangunan lanjutan Anjungan Gonenggati akan dilakukan, pembuatan sangkar burung lepas di depan Kantor Bupati dan pembangunan kepariwisataan lainnya terus dilakukan,” kata Bupati dalam sambutannya.

Hadir pula Kepala Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Donggala, Ibrahim Drakel yang turut memberi materi. Dia mengatakan, bahwa program kepariwisataan merupakan visi misi Bupati Donggala dan Wakil Bupati Donggala, saat mencalonkan menjadi pimpinan daerah pada periode lima tahun mendatang.

"Ini merupakan propgram prioritas Bupati dan Wakil Bupati dalam kepemimpinannya saat ini, dua program prioritas dalam kepemimpinan Bupati Donggala Kasman Lassa dan Wakil Bupati Donggala Vera E. Laruni, yaitu program pengentasan kemiskinan yang diberi jargon "Isemapa Maipiapa" dan Donggala Kota Wisata yang diberi jargon "Nasana Ngapata", yang dituangkan Dalam RPJMD,” kata Ibrahim Drakel.

Program kepariwisataan didukung pula DPRD Kabupaten Donggala. Abd Rasyid selaku Wakil Ketua DPRD mengatakan, mengenai program kepariwisataan sempat menjadi pembahasan yang alot ditingkat Banggar.

"Namun setelah dicermati seksama dengan Anggota DPRD lainnya, bahwa dengan adanya penurunan angka PAD Kabupaten Donggala maka alternatif untuk meningkatkan hal tersebut adalah, menyetujui penganggaran untuk pembangunan kepariwisataan. Mengapa program ini perlu kita dukung karena kondisi APBD Kabupaten Donggala mengalami penurunan. Sehingga solusi yang terbaik adalah meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata," kata Abd Rasyid.

Camat Banawa, Muhammad juga menyampaikan selayang pandangnya bahwa, rencana kegiatan kelompok P2MW Nasana Ngapata Kecamatan Banawa, merupakan perwujudan dukungan pemerintah Kecamatan yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Donggala.

"Peran masyarakat dalam mensukseskan program Dongala Kota Wisata sangatlah penting, khususnya masyarakat yang diamanahkan untuk memegang jabatan, baik di tingkat kelurahan dan desa maupun hanya sebatas ketua rukun warga dan rukun tetangga,” katanya.

Masyarakat adalah bagian terbawah dalam grand desain pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Donggala, yang masih membutuhkan penguatan dan pemahaman secara terus menerus, agar semangat untuk mensukseskan program unggulan Bupati, menjadikan Donggala sebagai Kota Wisata dapat terwujudnya nyata.

"Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan P2MW selama tahun 2016 yaitu, sosialisasi Donggala Kota Wisata dan sapta pesona, pembersihan lingkungan wisata, pengadaan kendaraan roda tiga (angkutan sampah), lomba kebersihan keindahan ketertiban (k3) RT, pengadaan pot bunga untuk tempat wisata, pembuatan film pendek dan sosialisasi pembuatan cenderamata,” kata Muhammad.

Dia menambahkan, tahun 2017 pihaknya akan memprogramkan sejumlah kegiatan yang lebih pada pemberdayaan masyarakat. Seperti pelatihan tari dan musik serta membangun komunitas adat, yang kesemuanya akan menjadi atraksi wisata, pelibatan masyarakat dalam kebersihan lingkungan wisata, dan peningkatan kualitas pengrajin cendera mata, tetap menjadi perhatian termasuk dalam membina masyarakat yang bergerak pada bidang kuliner.

Sosialisasi Donggala Kota Wisata 2017 dan rencana kegiatan P2MW dihadiri pihak-pihak perbankan, sekitar 500 ratusan warga Banawa semua stakeholder kepariwisataan dan masyarakat lainnya. Untuk diketahui, hasil pelatihan cinderamata berupa tulisan tentang wisata Donggala dan ikon lainnya diserahkan kepada Bupati Donggala dan pihak perbankan.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan