Wednesday, 24 May, 2017 - 04:31

Mercure Hotel Targetkan Hunian Capai 72 Persen

Mercure Hotel. (Foto : Metrosulawesi/Tahmil Burhanudin Hasan)

Palu, Metrosulawesi.com - Sebagai salah satu industri perhotelan yang diperhitungkan di Kota Palu, Hotel Mercure menargetkan hunian bisa mencapai 72 persen pada September.

General Manager (GM) Mercure Hotel, Heru Wibowo optimis pihak hotel bisa menjual bahkan lebih dari target yang dipatok.

“Target kita bulan ini (September) bisa mencapai 72 persen hingga 76 persen. Kita targetkan bahkan bisa menjual kamar lebih dari jumlah yang ditargetkan,” ungkap Heru, saat ditemui baru-baru ini.

Ia optimis target jumlah hunian pada September bisa meningkat setelah dipacu adanya momen Sail Tomini beberapa waktu lalu, dan adanya iven Festival Teluk Palu (FTP) saat ini. Selain itu, pada bulan sebelumnya, jumlah hunian tamu hotel juga bahkan melebihi angka yang ditargetkan.

“Kalau Agustus itu kita targetnya 71 persen, dan kita bisa capai itu 71,9 persen,” kata GM yang baru dua bulan menginjakkan kaki di Kota Palu itu.

Sementara itu, untuk memanjakan tamu regional pihak hotel juga memberikan berbagai paket harga spesial  yang bisa dinikmati tamu lokal di Mercure Hotel.

“Kita juga ada paket harga weekend special mulai Rp 481.000 dengan berbagai fasilitas khusus masyarakat Palu,” katanya.

Jumlah tamu di hotel yang merupakan group Accor Hotel ini tiap tahunnya meningkat rata-rata 2,8 persen.

Rata-rata tamu menginap di Mercure Hotel yakni 1,9 hari. 

“Saat week day itu rata-rata tamu 72 persen, sementara pada weekend hanya sekitar 51 persen.”

Heru mengakui, bahwa di Kota Palu saat libur akhir pekan tamu hotel sepi. Alasannya Karena daerah ini memang bukan daerah tujuan wisata.

Namun, ia berharap kedepannya daerah ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang dilirik oleh wisatawan. 

“Saya juga setiap berada di tempat kerja baru akan mempromosikan tempat wisata di daerah itu, jadi secara tidak langsung saya juga jadi duta wisata.”

“Kemarin saya sempat memposting foto waktu di Matantimali, agar orang juga tahu kalau di Palu itu ada tempat sebagus itu,” kata dia.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.