Wednesday, 26 July, 2017 - 14:36

Motor Curian Dijual Murah dan Ditukar Narkoba

DITANGKAP - Gelar barang bukti dan delapan tersangka curanmor di Mapolda Sulteng, Selasa 10 Januari 2017. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Dijual Hingga ke Sulut dan Gorontalo

Palu, Metrosulawesi.com - Polda Sulawesi Tengah mengungkap keterkaitan antara kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan penyalahgunaan narkoba di Palu. Hal itu terungkap dari penangkapan delapan tersangka curanmor awal tahun ini.

Direktur Reskrimum Polda Sulteng Kombes Pol Helmi Kwarta mengatakan, kasus curanmor pada awal Januari 2017, pihaknya menangkap delapan tersangka yang melakukan aksinya  di 20 lokasi seperti perumahan dan rumah kos.

“Delapan tersangka ini adalah hasil gelar per Januari 2017. Tiga diantaranya masih di bawah umur,” kata Helmi Kwarta dalam konferensi pers di Mapolda Sulteng, Selasa 10 Januari 2017.

Helmi Kwarta mengatakan, semua tersangka curanmor diketahui juga penguna sabu-sabu.

”Pada saat sudah mengambil kendaraan curian, pelaku langsung menukarnya dengan narkoba berjenis sabu-sabu dengan mengunakan komunikasi telepon. Jadi pelaku saat sudah berhasil mendapatkan motor hasil curian ditinggalkan begitu saja ditempat yang sudah direncanakan, kemudian pelaku lainnya mengambil motor tersebut,” jelasnya.

Hasil penyelidikan polisi, motor hasil curian delapan pelaku sudah banyak terjual dan berada di luar daerah Kota Palu. Bahkan, kata Helmi Kwarta sudah sampai di Sulawesi Utara (Sulut) dengan kisaran harga yang ditawarkan Rp 3 juta per unit.

”Sampai Gorontalo juga ada dengan harga bervariasi. Satu kendaraan ada yang seharga Rp 3 juta, dan juga Rp 1,5 juta tambah 2 gram sabu-sabu,” kata perwira polisi tiga melati ini.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.