Friday, 18 August, 2017 - 09:26

Muara Sungai Palu Kembali Makan Korban

SATU LAGI TENGGELAM - Warga bersama keluarga korban memenuhi tanggul yang berada di pesisir muara sungai Palu, tempat dimana korban terakhir terlihat sedang memancing, Senin 8 Mei 2017. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com – Belum sebulan warga Kota Palu digegerkan dengan tewas tenggelamnya seorang pemuda yang hendak memancing di Muara Suangai Palu, hari ini  Senin 8 Mei 2017, kembali di lokasi yang tidak berjauhan, seorang warga Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore bernama Ismul Alias Jambo (24 tahun) yang hendak memancing, hilang tenggelam terbawa arus ombak, sekitar pukul 09.00 Wita.

Menurut rekan korban Solihin (32 tahun), yang saat itu juga hendak memancing di sekitar muara Sungai Palu mengatakan, dirinya dan korban sedang memancing ikan di sekitar muara sungai sekitar pukul 08.30 wita. Saat itu menurut Solihin air laut setinggi pinggang orang dewasa, Solihin sempat menegur korban agar tidak memancing didekat muara sungai. Namun, korban tidak mendengar peringatn dari dirinya, hingga sekitar 30 menit kemudian, tiba-tiba korban hanyut akibat ombak besar.

Solihin mencoba menolong korban, namun ombak besar membuat korban semakin jauh dari jangkauannya. Bahkan nelayan yang sedang memancing diatas perahu mencoba mendekati korban, namun korban tenggelam dan tidak tertolong.

Melihat kejadian itu, Solihin langsung melaporkan kejadian itu ke Kantor SAR Kota Palu. Sekira tujuh jam pencarian korban belum juga ditemukan.

Dantim SAR Palu, Takdir Zulkifli mengatakan pencarian dengan menggunakan perahu karet belum membuahkan hasil. Dirinya  menduga, karena ombak begitu besar, kemungkinan korban masih terbawa arus bawah laut.
 
Sekira  pukul 18.30 wita pencarian dihentikan oleh Tim SAR. Pencarian akan dilanjutkan pada Selasa 9 Mei 2017, Hingga berita ini diturunkan korban belum ditemukan oleh TIM SAR.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.