Wednesday, 23 August, 2017 - 10:26

MUI Palu Tanggapi Positif Aksi 112

Ketua MUI Kota Palu, Prof DR H Zainal Abidin, M Ag saat diwawancarai Metrosulawesi, Jumat 10 Februari 2017. (Foto : Surahmanto S/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu Prof. Zainal Abidin menanggapi positif aksi 112 atau 11 Februari 2017. Kata dia, aksi yang akan diisi dengan kegiatan Shalat Subuh bersama di Masjid Istiqlal Jakarta dan dilanjutkan dengan tausyiah sangat bagus.

“Kegiatan aksi 112 yang berpusat di Masjid Istiqlal Jakarta yang akan melakukan kegiatan Shalat Subuh bersama yang kemudian dilanjutkan dengan tausyiah sudah sangat bagus, karena pihak-pihak terkait sudah bersepakat untuk tidak mengadakan long march,” ungkap Prof. Zainal Abidin di Palu, Jumat, 10 Februari 2017.

“Ini karena kepentingan untuk orang banyak sehingga aksi 112 di pusatkan di Mesjid Istiqlal Jakarta. Saya pikir ini sudah bagus untuk menghormati kepentingan umum,” katanya.

Saat ditanyai persoalan pelarangan aksi yang dilakukan Polda Metro Jaya, Prof. Zainal berpandangan bahwa kegiatan Pilkada DKI Jakarta yang semakin dekat bisa jadi salah satu pertimbangan Polda Metro Jaya melarang aksi tersebut.

“Mengingat tidak lama lagi memasuki waktu tenang untuk prosesi Pilkada Jakarta,” jelasnya.

Kata dia, long march aksi 112 yang di batalkan memang memiliki beberapa pertimbangan, salah satunya masukan dari KPU jakarta, Bawaslu Jakarta dan Kodam Jaya, karena kegiatan Pilkada DKI akan diselenggarakan beberapa hari lagi.

Menanggapi aksi 112 yang merupakan lanjutan dari dua aksi sebelumnya terkait penistaan Al-Quran, Ketua MUI Kota Palu menanggapi memberikan semuanya kepada proses hukum yang dilaksanakan oleh lembaga yang berwenang.

“Apapun hasil dari proses hukum terkait penistaan Al-Quran itu, biarkan pihak berwenang yang menyelesaikan sesuai aturan hukum yang ada, percayakan semuanya kepada pihak yang berwenang,” tegas Prof. Zainal.

Sementara itu, Prof. Zainal mengaku dirinya belum mengetahui apakah aksi 112 akan digelar di Kota Palu. Kata dia, belum ada kabar  dan konfirmasi terkait hal itu.

Prof. Zainal mengungkapkan apapun aksi yang dilakukan, diharapkan berlangung damai, aman, tertib, dan tidak mengganggu kepentingan umum.

“aksi 112 yang berlangsung semoga tetap berlangsung aman, damai, tertib, dan tidak mengganggu orang lain. Semua aksi yang dilakukan sah-sah saja, selama tidak anarkis dan merusak fasilitas yang ada,” ungkap Guru Besar IAIN Palu ini.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.