Wednesday, 19 September, 2018 - 19:23

Mulyadi, Mantan Napiter Poso Dapat Usaha Air Minum Isi Ulang

BUKA USAHA - Foto bersama Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto dan Mulyadi usai peresmian usaha air minum isi ulang miliknya, Kamis 10 Mei. (Foto: Ryan Darmawan/ Metrosulawesi)

Berbanding terbalik dengan napi terpidana teroris (Napiter) di Rutan Mako Brimob Kepala Dua Jakarta. Mantan Napiter di Poso justru memiliki hubungan sangat baik dengan aparat keamanan di Poso.

HARI Kamis 10 Mei kemarin, Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto meresmikan usaha depot air minum isi ulang Khoirunnisa milik Mulyadi mantan Napiter Poso di Desa Masamba, Kecamatan Poso Pesisir.
 
Peresmian usaha depot air minum itu cukup ramai. Dihadiri puluhan mantan Napiter Poso. Juga tampak Kades Masamba, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasat Binmas Polres Poso, AKP Mulyadi, tokoh agama, Kapolsek Poso Pesisir serta sejumlah warga turut hadir menyaksikan peresmian tersebut.

Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud nyata dari program Polisi Madago Raya alias polisi baik hati Polres Poso mewujudkan keinginan salah seorang warga yang merupakan mantan narapidana terorisme dengan memberikan bantuan untuk keberlangsungan hidupnya bersama keluarga.

Di hadapan eks napiter dan warga, Kapolres Bogiek menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program BNPT yang membantu memberikan usaha kepada para Napiter Poso. Sehingga pihak Polres Poso berpesan sebagai pemberi semangat kepada para napiter di wilayah Poso.

"Tentunya dimana semangat dari rekan-rekan ikhwan semuanya ini untuk maju, tentu mendapat dorongan. Ada banyak program yang akan dilakukan untuk membangun Poso lebih baik. Kami dari Kepolisian mendorong bagi siapa yang ingin hidup lebih baik," kata Bogiek.

Kapolres menambahkan, Mulyadi memang berkeinginan untuk membuka usaha di tempat tinggalnya. Usaha depot air minum isi ulang merupakan bantuan yang diberikan Polres Poso sebagai bentuk kegiatan deradikalisasi di Poso.

Sementara itu saat ditemui Mulyadi mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan tersebut. Dirinya pun berharap teman-teman lainnya yang belum tersentuh bantuan, juga dimudahkan untuk memperoleh bantuan sama yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan.

"Saya mengucap syukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala yang telah memudahkan saya dalam hal rezeki ini. Sangat luar biasa rasa syukur saya. Tentunya saya juga berterima kasih kepada bapak Kapolres karena lewat bantuan ini, Insya Allah memberikan saya motivasi kedepannya untuk berusaha," ucap Mulyadi.

Peresmian depot air minum Khoirunnisa itu kemudian dilakukan pengguntingan pita oleh Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto sebagai tanda resmi beroperasinya usaha milik Mulyadi. Usai meresmikan bersama tamu undangan, Kapolres Bogiek meminum air isi ulang tersebut.

Dari pihak pemerintah desa, Kades Masamba Ambo Saka menyampaikan, apa yang dilakukan oleh Polres Poso sebagai salah satu program kepolisian yang sangat membantu warga, khususnya para eks narapidana terorisme, jika nanti setelah keluar dari tahanan telah mendapatkan wadah untuk mengembangkan usaha.

Kepada Metrosulawesi, Kasat Binmas Polres Poso, IPTU Masloman menyatakan, ini sebagai bentuk program Madago Raya merupakan pendekatan polisi kepada para napiter untuk bersama-sama mengajak membangun Poso ke arah lebih baik.


Editor: Udin Salim