Saturday, 22 September, 2018 - 15:41

Nasdem Akan Bahas Posisi Sonny Tandra

GABUNG KE NASDEM - Sonny Tandra (tengah) saat silaturahmi ke rumah Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad M Ali, Minggu 17 Juni lalu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kader Gerindra Sulteng, Sonny Tandra memilih bergabung ke Partai Nasdem. Kehadiran Sonny Tandra diharapkan mampu mendulang suara pada Pemilu 2019 mendatang di Sulteng.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, DPW Nasdem Sulawesi Tengah telah menyiapkan posisi Ketua DPD Nasdem Poso untuk Sonny Tandra, seiring dicopotnya Frans Jaru’u dari jabatan Ketua DPD Poso. Benarkah?

Ketua DPW Nasdem Sulawesi Tengah, Tahmidy Lasahido yang dihubungi Metrosulawesi, Rabu malam belum mau membeber posisi Sonny Tandra setelah bergabung ke Nasdem. Dia hanya mengatakan, posisi Sonny baru akan dibahas.

“Posisi Sonny Tandra di Nasdem dalam waktu dekat ini akan dibahas, sembari menunggu keputusan dari DPP Nasdem,” katanya singkat.

Bergabungnya Sonny Tandra ke Nasdem diyakini menambah daya gedor Nasdem untuk menjadi pemenang Pemilu 2019. Sonny Tandra duduk di Kursi DPRD Sulawesi Tengah setelah meraih suara dalam Pileg 2014 lalu sebanyak 20 ribu suara.

Merapatnya Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulteng itu ke partai Nasdem menimbulkan reaksi di kalangan DPD Gerindra Sulawesi Tengah. Bahkan Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, meminta Sonny Tandra supaya mengajukan pengunduran diri sebagai kader dan anggota DPRD.

“Kalau Sonny Tandra seorang yang jantan berpolitik, seyogyanya yang bersangkutan langsung mengundurkan diri sebagai kader Gerindra sekaligus mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Sulawesi Tengah,” ujar Longki via pesan singkatnya yang beredar di kalangan wartawan.

Longki mengaku dengan senang hati menunggu sikap ksatria Sonny Tandra.

“Jangan jadi pengecut. Tidak mau lagi di Gerindra, tapi tidak mau mengundurkan diri sebagai anggota dewan,” tegas Longki.

Terkait pernyataan Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tengah itu, Sonny Tandra yang dikonfirmasi Metrosulawesi Rabu 20 Juni 2018 enggan berkomentar. Dirinya tidak ingin terjadi perdebatan di media. “Saya no comment,” ujar Sonny. 


Editor: Udin Salim