Saturday, 18 August, 2018 - 03:08

Nasdem Beri Teguran Keras ke Cudi

Rusdy Mastura. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com – Tak ingin berlarut-larut, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulawesi Tengah langsung memberi teguran keras kepada Rusdy Mastura, Jumat 20 April. Menyusul kehadirannya pada sesi kampanye terbuka pasangan Vera Elena Laruni - Taufik Burhan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Donggala periode 2018-2023 di lapangan sepak bola desa Toaya, kecamatan Sindue, Kamis 19 April.

Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPW Partai Nasdem Sulteng Mohamad Hamdin, melalui rilisnya yang diterima Metrosulawesi, Jumat 20 April, menyebutkan, sikap memberi teguran keras pada Ka. Cudi, panggilan akrab Rusdy Mastura itu, diambil setelah DPW Partai Nasdem Sulteng menggelar rapat mendadak yang dihadiri unsur Pimpinan Wilayah dan Komando Pemenangan Wilayah Partai Nasdem Sulteng Ahmad M Ali, di kantor DPW Partai Nasdem, jalan Chairil Anwar, nomor 19 A Palu, Jumat 20 April.

"Teguran keras ini disampaikan melalui surat khusus nomor 036-SI.1/DPW-NasDem-Sulteng/IV/2018, perihal Teguran Keras tanggal 20 April 2018 yang ditandatangani Ketua DPW Partai Nasdem Tahmidy Lasahido, Sekretarid DPW Partai Nasdem Muslimun, SE dan Ahmad M Ali selaku Komando Pemenangan Wilayah (Kompenwil) partai Nasdem Sulawesi Tengah," urai Hamdin.

Dalam surat teguran keras itu juga disebutkan tiga poin utama yang dilanggar Rusdy Mastura.
Yang pertama sikap Rusdy Mastura itu melanggar AD/ART Partai NasDem. Yang kedua, melanggar PO Pilkada Partai NasDem.

Pelanggaran yang ketiga kata Hamdin, sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura mestinya tidak memberi contoh yang baik kepada kader partai karena menghadiri acara Kampanye Akbar Pasangan Vera Elena Laruni - Taufik Burhan (Vegata)—pasangan yang tidak diusung oleh Partai Nasdem.

“Karena itu, pak Rusdy Mastura diberi sangsi berupa teguran keras,” ujarnya.

Hamdin menyebutkan, rapat juga memutuskan meminta Rusdy Mastura untuk tidak lagi melakukan hal yang sama. Karena dianggap sangat mengganggu kerja konsolidasi pemenangan Pilkada 2018. Apa lagi partai Nasdem mengusung kader sendiri. Diketahui partai Nasdem mengusung pasangan Kasman Lassa - Moh Yasin (Sakaya) pada pilkada serentak tahun 2018 di kabupaten Donggala.

Sayangnya, hingga berita ini naik cetak upaya konfirmasi ke Rusdy Mastura tidak berhasil. Nomor WA-nya yang dihubungi tersambung.

Seperti diketahui, mantan Politisi Partai Golkar itu memilih bergabung ke Partai Nasdem pada November 2017 lalu. Mantan Walikota Palu dua periode itu menyebut kepindahannya ini adalah Hijrah Politik.

“Partai Nasdem lebih membutuhkan saya, makanya saya pindah ke Nasdem. Ini adalah hijrah politik,” ujar Cudi kala itu.

Sejak bergabung di Nasdem Sulteng, Rusdy Mastura langsung diangkat menempati posisi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Sulteng.