Sunday, 26 February, 2017 - 18:33

NasDem Rotasi Jabatan Ketua DPD Poso

Fungsionaris DPD NasDem Poso. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Poso Azriadi Bachri Malewa  bakal digantikan oleh mantan calon bupati Poso yang bertarung pada Pilkada 2015 lalu. Hal ini terungkap dalama rapat internal fungsionaris DPW dan DPD Nasdem Poso di Kantor DPW NasDem Sulteng, Jalan. Chairl Anwar, Palu, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPOD NasDem Poso Azriadi mengaku, dirinya saat ini ditunjuk sebagai Ketua DPW NasDem Sulteng Ahmad Ali sebagai Ketua  Badan Advokasi Hukum (BAHU DPW NasDem Sulteng. Oleh karena itu, dirinya akan lebih berkosentrasi dengan tugas barunya nanti di Palu dan meninggalkan posisinya sebagai Ketua DPD NasDem Poso.

"Oleh karena itu, Ketua DPW NasDem Sulteng Ahmad Ali akan menunjuk Frani Djaruu sebagai Ketua DPD NasDem Poso," kata Azradi didalam rapat yang dihadiri antara lain olehh Frani Djaruu, Max Kaia, Ketua PW Garda Muda NasDem Sulteng Farid Podungge dan Sekretartis DPW NasDem Muslimun.

Atas tugas baru itu, Frani yang merupakan pensiunan TNI mengaku terkejut mendapat amanat sebagai Ketua DPD NasDem Poso.

"Saya kaget, padahal rapat ini agendanya kami akan membahas rencana perayaan natal bersama di Poso," ujar mantan calon bupati Poso yang diusung Partai Demokrat itu.

Tapi, lanjut pria yang belum gepa empat bulan bergabung bdi Partai NasDem itua mengaku, bila tugas itu memang amanat dari Ketua DPW, dirinya siap menjalankanya.

"Ini tugas berat, apalagi jelang pemilu, tapi kalau sudah tugas kami siap menjalankannya. Ini juga yang membuat saya kagum dan tertarik bergabung di Nasdem, semua kader loyal dan tidak berebut posisi ketea, semua siap ditempatkan dimana saja, saya juga bila sehari setelah ditunjuk sebagai ketua lalu diganti lagi, juga sudah siap," ujarnya.

Sementara Azriadi mengingatkan, dinamika pergantian ketua di Partai NasDem adalah hal biasa yang tidak perlu diributkan diinternal partai. Sebab, sebagai partai baru yang mengusung restorasi, kader Partai NasDem siap ditempatkan dimana saja. Bahkan, siap untuk dicopot atau diganti dari jabatannya.

"Bagi kader NasDem, jabatan bukan segalanya yang harus diperjuanghkan dan dikejar, tapi nilai restorasi yang terus diperjuangkan," urainya.

Olehnya, Ia juga meminta Frani dan Max untuk segera melakukan konsolidasi ditingkat pengurus ranting, cabang untuk mempersiapkan diri menghadap Pemilu legislatif 2019.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan