Wednesday, 26 July, 2017 - 04:55

NasDem Sulteng Perkuat Konsolidasi

KUKUHKAN PENGURUS - Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng, Ahmad HM Ali saat menyampaikan sambutan pada acara pengukuhan pengurus DPD, DPC, serta sayap NasDem Morowali Utara, Selasa 14 Maret 2017. (Foto : Ist)

Morut, Metrosulawesi.com - DPW Partai NasDem Sulteng terus memperkuat kondolidasi kepada seluruh kadernya yang ada di 12 kabupaten dan satu kota di provinsi itu. NasDem pun menargetkan kemenangan pada Pemilu 2018-2019 mendatang.

Ketua DPW Partai NasDem Sulteng, Ahmad HM Ali mengatakan, jelang Pilkada 2018 dan Pileg 2019, NasDem di Sulteng punya begitu banyak harapan.
 
Terkhusus harapan kemenangan. Olehnya untuk meraih itu, kondolidasi partai terhadap seluruh kader yang ada harus diperkuat, sehingga kader bisa benar-benar bekerja di wilayahnya masing-masing.

"Tanpa konsolidasi, harapan itu pasti akan sia-sia. Olehnya konsolidasi terus dilakukan ke seluruh kader yang ada di DPD se Sulteng," kata Ahmad usai melantik dan mengukuhkan pengurus DPD, DPC, serta sayap NasDem Morowali Utara, Selasa 14 Maret 2017.

Menurutnya, dalam konsolidasi NasDem juga terus mengrekrut kader-kader baru. Mulai dari tingkatan DPRT, DPC, hingga DPD.
 
Mereka yang nantinya terekrut, tidak hanya menjadi pelengkap partai melainkan diberi kesempatan untuk berkompetisi dalam Program Bacaleg NasDem.

"Jika mereka ingin membesarkan partai dan mengabdikan diri kepada rakyat pasca bergabung, NasDem sangat memberi dukungan melalui pencalegan," jelas Ahmad.
 
Kepada seluruh kader pun, NasDem akan memberikan jaminan asuransi kematian melalui KTA yang akan diberikan pasca kader tersebut resmi bergabung menjadi bagian dari NasDem.

"Jadi ketika kader kita mengalami kematian bisa langsung mendapat biaya asuransi, karena semua anggota yang bergabung bersama NasDem diberikan asuransi kematian. Jumlah tidak begitu besar karena hanya Rp2,5 juta, namun paling tidak itu bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dalam segala proses pemakaman," ungkap Ahmad.

Hal itu dilakukan NasDem tidak lain untuk melindungi seluruh kadernya. Pasalnya, NasDem tidak mau disebut hanya membutuhkan tenaga kader tanpa memberikan perlindungan dan kesejahteraan terhadap kader-kadernya.

"Di Indonesia baru NasDem yang menerapkan ini, kami pun berharap adanya program ini masyarakat bisa lebih mau dan banyak bergabung bersama NasDem. NasDem sendiri tidak punya kepentingan lain terkecuali untuk rakyat," tandas Ahmad. (*)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.