Friday, 26 May, 2017 - 15:38

Nasib Gaji Guru Honorer Belum Jelas

Ardiansyah Lamasituju. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pembayaran gaji guru honorer yang telah dilimpahkan ke pemerintah provinsi sampai dengan saat ini masih belum jelas. Pasalnya pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tengah masih menunggu kebijakan dan aturan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Ardiansyah Lamasitudju, mengatakan sementara ini pihaknya masih menunggu kebijakan langsung Kemendagri RI, untuk menangani guru-guru honorer yang sangat dibutuhkan ini.

“Untuk semua non PNS yang honorer sekarang, sudah ada datanya di Disdikbud Sulteng. Sehingga sejumlah guru honorer yang selama ini sudah masuk datanya di database dan semua profilnya juga sudah masuk Disdikbud. Ini sementara dipikirkan, akan tetapi ketika telah diakomodir kemudian masuk lagi ribuan honorer yang tidak ada datanya, ini saya tidak bisa menjelaskan,” kata Ardiansyah, Rabu 4 Januari 2016.

Ardiansyah mengungkapkan gaji para guru tersebut masih diusahakan, untuk diajukan kepada gubernur. Masalah ini katanya, sudah dipikirkan oleh pimpinan untuk mencoba mengkomunikasikan ke beberapa kementerian.

“Kami sudah mencoba melakukan pemetaan terkait dengan kebutuhan dengan membuat daftar kebutuhan guru di masing-masing sekolah,” katanya.

Saat ini kata Ardiansyah, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut lagi, seperti apa penanganan selajutnya.

“Memang masalah honorer ini bukan hanya di Sulteng, namun ini terjadi juga di seluruh Indonesia dan ini masih persoalan nasional, sehingga kami masih menunggu regulasi berikutnya. Dan kebijakan pemerintah, dengan akan ada penanganan baik pemerintah daerah, pusat dan pemerintah Kabupaten/Kota,” katanya.

Ardiansyah mengatakan pihaknya belum melihat dipangkas atau ditambah honorernya. Tetapi Disdikbud, hanya melihat kebutuhan pemanfaatan tenaga non PNS atau tenaga honor, sehingga sejauh ini masih sangat dibutuhkan dan sangat penting untuk dipertimbangkan oleh pemerintah daerah.

Kata dia belum ada petunjuk yang pasti di awal tahun 2017 ini, tetapi pihaknya berharap secepatnya diberikan keputusan dari Kemendagri soal pengajian guru honorer.

 
Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.