Sunday, 17 December, 2017 - 16:19

Nur Fadilah dan Mulyadin, Dua Mahasiswa STPL Peraih Nilai Tertinggi

Nur Fadilah - Mulyadin. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Nur Fadilah IPK 3,90 program Sarjana (S1) dan Mulyadin H IPK 3,53 Diploma III (DIII) adalah dua wisudawan dan wisudawati peraih nilai tertinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Perikanan dan Kelautan (STPL) Palu. Keduanya mengaku tak menyangka meraih IPK tertinggi dari 25 wisudawan program Sarjana dan Diploma III.

Nur Fadilah mengaku sangat bangga dan senang memperoleh nilai tertinggi. Menurutnya, itu menjadi acuan bagi mahasiswa lainnya di STPL Palu.

Untuk itu, Nur Fadilah berharap wisuda kali ini bisa memotivasi bagi siswa-siswi yang baru tamat untuk masuk ke bidang perikanan.

“Saya berharap mahasiswa baru STPL lebih banyak lagi kedepanya. Karena jujur saja, mahasiswa saat ini sangat kurang. Karena jika dilihat dari jurusanya tentang pengelolaan di industri, masih sangat kurang. Di Sulteng baru tiga kampus yang mempunyai jurusan perikanan, yakni STPL, Politeknik dan Untad, sehingga itu masih sangat dibutuhkan,” katanya, Selasa, 20 November 2017.

Nur Fadilah mengatakan dirinya akan melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Tadulako (Untad) jurusan ilmu pertanian, namun konsentrasi di perikanan.

“Saya menginginkan semoga mahasiswa lainnya bisa mencapai target empat tahun kuliahnya, jangan sampai lebih. Karena orang tua kasihan untuk membiayai. Kemudian lebih serius kuliahnya, rajinlah mengerjakan tugas. Karena saat ini masih banyak mahasiswa yang mengerjakan tugas,” ujarnya.

Nur Fadilah menargetkan kedepanya bisa menjadi dosen, sehingga saat ini dirinya terus mengasah sementara ilmu untuk mengembangkan STPL.

“Orang tua saya sangat mendukung dan bangga, bahkan mereka meminta jika ingin kuliah hingga S3, kedua orang tua saya siap membiayai. Maka dari itu, saya berjuang sehingga saya selesai dari STPL 3,6 tahun dan memang saya targetkan segitu, akhirnya tercapailah,” katanya.

Ketika selesai, kata Nurfadilah, belum melaksanakan wisuda, dirinya langsung melanjutkan pendidikan S2 di Untad.

Sementara Mulyadin H mengaku perolehan nilai tertinggi tidak menjamin untuk dirinya kedepan, tetapi dirinya harus terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi.

“Meraih nilai tertinggi ini tidaklah mudah, karena banyak tantangan yang dilewati ,sehingga membutuhkan perjuangan. Namun sekali lagi, kedepanya saya harus bekerja keras hingga tercapai keinginan yang saya miliki,” ujarnya.

Mulyadin mengaku juga telah bekerja di salah satu sekolah di Palu.

“Pesan kedua orang tua saya, pencapaian saya saat ini sudah bagus, namun lebih ditingkatkan lagi, agar kedepanya bisa sukses. Karena kedepan, kita tidak tahu seperti apa, sisi nasib manusia berbeda-beda. Sehingga perlu pejuangan keras dalam menghadapi tantangan diluar sana,” ungkapnya.

Mulyadin memberikan saran kepada mahasiswa yang masih berjuang di STPL, agar tetap bekerja keras dan tetap yakin bahwa kedepannya akan lebih baik.

“Dengan begitu nantinya Insya Allah mendapatkan kelulusan dengan nilai tertinggi,” katanya.


Editor : M Yusuf Bj

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.