Tuesday, 24 July, 2018 - 00:00

Oknum Satpam Bank Danamon Terus Diburu

Kasat Reskrim Polres Palu AKP Kristian Holmes Saragi (kiri)bersama Kapolres Palu, AKBP Mujianto Sik saat memeriksa kendaraan yang digunakan pelaku pembobolan ATM Bank Danamon. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kasus pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Danamon yang berada di jalan Hasanudin, Palu, terus di dalami oleh pihak Sat Reskrim Polres Palu, walau tiga tersangka yang bernama,  Asdar (34 tahun), Amustam alias Mus (36 tahun), dan Erwin Nasrullah (33 tahun), sudah berhasil di amankan saat beraksi, namun salah satu pelaku masih dalam pencarian dan sudah di tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Salah satu pelaku yang masih buron itu adalah UR yang diketahui adalah oknum Satuan Pengamanan (Satpam) Bank Danamon. UR diduga telibat aktif dalam aksi pembobolan ATM Bank Danamon pada 11 Januari yang lalu.

Informasi yang dihimpun, menyebutkan bahwa UR merupakan bagian dari komplotan pembobol ATM, yang bertugas sebagai pengintai untuk melaporkan jika ada pengisian uang di ATM oleh pihak Bank.

Dengan informasi yang di peroleh dari UR, para pelaku langsung melakukan aksinya di lokasi ATM yang sudah di tunjukkan, dengan peralatan yang lengkap, seperti peralatan las, tabung gas dan tabung oksigen pelaku melakukan aksinya yang diduga  bukan kali pertama dilakukannya.

Sesuai cacatan Satuan Reserse Kriminal Polres Palu sudah terjadi tiga kali pembobolan ATM Bank Danamon, yaitu pada 2015 terjadi dua kali pencurian pada Bank Danamon Jalan Gajahmada dan Jalan Hasanuddin. Dan ketiga kalinya yakni pada 2018 pelaku baru dapat diamankan.

“Mungkin pengaruhnya karena ATM Bank tersebut kurang pengunjung dan para pelaku mengetahui kalau ATM nya baru di isi, beda dengan ATM Bank lainnya yang terlihat ramai,” kata Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Holmes Saragi.

Kapolres Palu AKBP Mujianto saat dikofirmasi melalui ponselnya, Senin, 16 Januari 2018 mengatakan bahwa UR adalah petugas penjagaan atau security yang bekarja di Bank Danamon.

“Saat ini kami masih melakukan pengejaran kepada UR, tentunya lidik masih dilakukan. Untuk ketiga pelaku, Asdar, Amustam, dan Erwin Nasrullah  terus kami lakukan penyidikan,” ungkapnya. 


Editor: M Yusuf Bj