Thursday, 20 September, 2018 - 20:28

Ombudsman: Belum Ada Laporan Pungli PPDB

Susiati, MAp. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah belum menemukan atau menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pungutan liar (pungli) pada pelaksanaan Penerimaa Peserta Didik Baru (PPDB) di jenjang SMP dan SMA di Kota Palu tahun ini. 

Demikian dikatakan Asisten Pratama Ombudsman RI Perwakilan Sulteng, Susiati M,Ap kepada Metrosulawesi, Selasa, 10 Juli 2018. 

“Ombudsman memang harus memastikan semua sekolah menerima siswa sesuai zonasinya, seperti ketentuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu tentang pengaturan zonasi, ketika ada siswa yang double atau ganda, harus disorong ke sekolah lain yang sama dengan zonasinya,” ujarnya. 

Kata dia, pihaknya sudah dua kali telah mengikuti rapat bersama Kepala Disdikbud dan kepala-kepala sekolah. Hasilnya, PPDB masih berjalan sesuai prosedur. 

“Hingga saat ini belum ada laporan terkait PPDB sendiri,” ungkapnya. 

Susiati mengatakan, karena di jenjang SMA tidak menggunakan zonasi murni, hingga saat ini Ombudsman Sulteng juga belum menemukan pelangaran atau laporan Pungli dari masyarakat terkait PPDB.

“Olehnya untuk pungli-pungli PPDB tidak ada, sehingga untuk saat ini masih aman,” ujarnya. 

Selain itu, Susiati mengatakan Kepala Ombudsman Sulteng juga telah menegaskan, jika ada titipan dari pejabat mengenai anaknya ingin masuk di sekolah tertentu, Kepala Sekolah diminta bisa koordinasi dengan Ombudsman Sulteng, sehingga dapat ditindaklanjuti.

“Biasanya ada titipan pejabat, ingin memaksakan anaknya masuk di sekolah tersebut, maka silahkan Kepsek melaporkan hal itu ke Ombudsman,” katanya. 

“Ombudsman bukan lembaga eksekusi, sehingga jika ada yang kedepatan Pungli, maka Ombudsman akan kerjasama dengan Saber Pungli. Lembaga eksekusi itu yang akan proses selanjutnya,” jelasnya. 

 

Editor: M Yusuf Bj