Thursday, 23 November, 2017 - 18:57

OPD ‘Keroyok’ SDA Touna Lewat Tusi

Yanmart Nainggolan. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Ampana, Metrosulawesi.com - Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng, Yanmart Nainggolan mengungkapkan, dalam pelaksanaan konservasi Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Tojo Unauna, pihaknya bersama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) duduk bersama untuk menyamakan persepsi guna meminimalisir terjadinya tumpang tindih pelaksanaan konservasi di kabupaten itu.

“Melalui tugas dan fungsinya (Tusi) kami melakukan rapat bersama dengan OPD terkait yaitu Balai Taman Nasional Kepulaun Togean, Dinas Pariwisata, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana, Bappeda, Dinas Pertanian, Dinas PU Sumber Daya Air, Dinas Kelautan dan Perikanan untuk pelaksanaan konservasi sumber daya alam Tahun 2017 di Kabupaten Tojo Unauna pada Kamis, 16 Maret 2017,” kata Yanmart, belum lama ini.

Ditegaskannya, adapun tujuan uatama rapat itu kata Yanmart, selain untuk menghimpun data pelaksanaan konservasi SDA, juga untuk meminimalisir terjadinya tumpang tindih pelaksanaan konservasi SDA di Touna.
 
“Dari pertemuan terungkap beberapa OPD mempunyai kegiatan yang sama seperti Balai Taman Nasional Kepualauan Togean dan Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Una-Una terkait transplantasi terumbu karang di kawasan yang sama. Untuk itu disarankan agar dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara bersamaan sehingga berbeda titik lokasinya,” terangnya.

Adapun kendala OPD lain yang memiliki kegiatan serupa dijelaskan Yanmar yaitu Dinas perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Touna mempunyai Pos sengketa dikawasan Kepulauan Togean, namun belum memiliki sarana pengawasan seperti speed boat. Sementara Dinas Kelautan dan Perikanan juga telah mempunyai pos pengawasan di kepualauan Togean dan dilengkapi sarana untuk pengawasan.

“Selain itu terungkap pula pada tahun 2017 ini melalui Balai Taman Nasional Kepualauan Togean akan membangun 6 pos pengawasan. Hal ini harapkan dapat membuat tim terpadu dalam pelaksanaan pengawasan di Kepualaun Togean,” tandas Yanmar. 


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.