Thursday, 16 August, 2018 - 20:08

Opening Ceremony TdCC Dihelat 13 Oktober

RAPAT - Kepala Sekretariat TdCC 2018, Muksin Pakaya saat  memimpin rapat mematangkan acara opening seremoni TdCC, Kamis, 9 Agustus 2018. (Foto: Humas Pemprov)

Palu, Metrosulawesi.com - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dan Sekretaris Daerah Mohamad Hidayat berpesan panitia Tour de Central Celebes (TdCC) baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus kompak. Pesan gubernur tersebut disampaikan Kepala Sekretariat TdCC 2018, Muksin Pakaya saat  memimpin rapat mematangkan acara opening seremoni TdCC, Kamis, 9 Agustus 2018.

“Pesan pak gubernur dan pak Sekda agar kepanitiaan kompak dan berkoordinasi dengan baik antara panitia kabupaten dan panitia provinsi,” ujar Muksin.

Dia menerangkan berbeda dari TdCC 2017, opening seremoni TdCC 2018, akan dihelat di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai pada 13 Oktober mendatang.

“Kalau opening seremoni TdCC 2017 yang lalukan dilaksanakan di Palu, selanjutnya pebalap besoknya di bawa ke Ampana,” terang Muksin. 

Menanggapi penyampaian Muksin, panitia lokal Kabupaten Banggai yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Banggai menyampaikan kesiapannya untuk  menyukseskan acara opening seremoni dan pelaksanaan TdCC 2018 sesuai arahan panitia provinsi.

Sebelum pelaksanaan rapat opening seremoni, panitia provinsi dan kabupaten/kota yang dilalui TdCC sebelumnya sudah merampungkan survei terhadap 5 etape yang menjadi lintasan pebalap TdCC 2018.

Survei terakhir dilaksanakan oleh tim teknis provinsi dan perwakilan PB ISSI  diseluruh  etape 5 Watutau Donggala dengan titik finis di depan Kantor Gubernur dan etape loop didalam Kota Palu. Survei terakhir tersebut dilaksanakan pada Selasa, 6 Agustus 2018.

Race Direktor TDCC 2018, Hasan menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan survei yang sudah selesai dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Dia mengatakan bahwa rute etape 5 yang star dari wilayah perbatasan antara Kabupaten Donggala dan Kabupaten Pasangkayu tepatnya di Desa Watatu dengan jarak kurang lebih 141 KM, jalannya dalam kondisi baik.

“Dalam proses perjalanan menuju Kota Palu pada  etape terakhir ini ada jalur loop yang mana pera pebalap harus berputar sebanyak 5 kali didalam Kota Palu sebelum masuk finis. Ini akan memberikan daya tarik tersendiri bagi penonton di Kota Palu dalam menyaksikan Tour de Central Celebes,” ucapnya.

Hasan menambahkan rute loop di dalam Kota Palu akan memberikan suguhan tersendiri  dengan 5 putaran dimana jarak tempuh kurang lebih 8,1 KM per satu putaran.

“Itu memberikan arti penting bagi pebalap karena dalam 5 putaran itu ada dua sprint memiliki bonus sangat tinggi dan ini menarik sekali untuk ditonton bersama,” tandas Hasan. 

 

Editor: M Yusuf Bj

Tags: