Tuesday, 30 May, 2017 - 19:06

Optimistis, Target Investasi 2016 Bisa Mencapai Target

Kepala BPMP2TSPd Provinsi Sulawesi Tengah, CH Shandra Tobondo. (Foto : Metrosulawesi/Eddy)

Palu, Metrosulawesi.com – Kepala BPMP2TSPd Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. CH Shandra Tobondo optimistis target investasi 2016 yang ditetapkan BKPM RI sebesar Rp14,5 triliun bisa tercapai. Optimisme itu didasari capaian investasi tahun 2015, di mana Sulteng berhasil melebihi target investasi.

”Saya optimis di akhir tahun 2016 target yang diberikan BKPM RI bisa dicapai, bahkan akan terlampaui. Saya optimistis dikarenakan saya mengacu kepada peminat investasi di Sulawesi Tengah yang setiap tahun semakin meningkat. Pada tahun 2015 Sulteng masuk dalam lima daerah yang paling banyak diminati oleh investor,” kata Shandra kepada wartawan, Jumat 22 Januari.

Berdasarkan data BKPM RI,  Provinsi Sulawesi Tengah menduduki peringkat ke-4 untuk pengajuan Izin Prinsip Penanaman Modal di seluruh Indonesia dengan rencana nilai investasi sebesar Rp 21 triliun.

“Rencana investasi ini hanya kalah dari Provinsi Bali sebesar Rp 30 triliun, Banten Rp23 triliun dan Jawa Barat Rp23 triliun, bahkan hal tersebut lebih baik dari minat investasi di Jawa Timur yang cuma sebesar Rp 19 triliun,” jelasnya.

Shandra juga menjelaskan untuk ditahun 2016 ini,beberapa proyek pembangunan smelter pengolahan nikel masih terus dilaksanakan. Diharapkan pada tahun 2016 ini pembangunan proyek-proyek di lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu sudah mulai dilaksanakan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan realisasi investasi di tahun 2016. 

“Karena dengan peningkatan realisasi investasi akan dapat membuka lapangan kerja baru selain itu dapat menambah pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah,” tambahanya.

Dia juga mengharapkan dengan implementasi kebijakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di BPMP2TSPD Provinsi Sulawesi Tengah, dan penyederhanaan perizinan yang dilakukan, baik berkoordinasi dengan dinas dan lembaga terkait, maupun Pemerintah Kabupaten/Kota Se Sulawesi Tengah, serta dengan adanya Peraturan Daerah Sulawesi Tengah Nomor 17 Tahun 2014 tentang kemudahan investasi, maka target realisasi investasi tahun 2016  yang ditetapkan BKPM RI sebesar Rp14,5 triliun dapat tercapai.

Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BPMP2TSPD Sulteng, Wahid Irawan, mengatakan, hal lainnya yang menjadi catatan BPMP2TSPD Provinsi Sulteng dalam peningkatan realisasi investasi adalah adanya pemantauan oleh BKPM RI terhadap 100 proyek tahap pertama yang sedang dalam tahap konstruksi di seluruh Indonesia. Dua di antaranya terdapat di Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu proyek konstruksi Sulawesi Mining Invesment dan Indonesia Guang Chung Nickel And Stainless Steel Industry.
 
“Sementara untuk tahun 100 proyek tahap kedua terdapat tiga perusahaana yang ada di Sulawesi Tengah, yaitu Pembangunan Poso Energy 1 di Kabupaten Poso, perkembangan PT. Central Omega Resources (COR) di Kabupaten Morowali Utara dan pembangunan Smelter PT. Transon Bumindo Resources di Kabupaten Morowali,” tambahnya.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.