Saturday, 26 May, 2018 - 01:13

PAI Diharap Tangkal Ajaran Mengarah Radikalisme

RAKOR - Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Parimo Drs Muslimin (tengah) didampingi Kasi Bimas Islam Subhan Lapu S Ag (kiri), Ketua Pokjaluh Umi Masrurah pada rakor penyuluh non-PNS KUA se Kabupaten  Parimo, Kamis 14 Desember 2017. (Foto : Humas Kanwil Kemenag Sulteng)

Parimo, Metrosulawesi.com - Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Parigi Moutong Drs Muslimin mengimbau kepada penyuluh agama Islam (PAI) di Parimo agar menjalankan tugasnya dengan baik. Dia meminta PAI memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk menangkal adanya ajaran yang mengarah kepada radikalisme dan yang berseberangan dengan dasar negara Pancasila.

“Karena saat ini memudarnya nilai-nilai ke Islaman. Bahkan sampai memfilterisasi budaya barat dan munculnya kembali ideologi komunis di masyarakat,” imbau Muslimin kepada sejumlah Penyuluh Agama Islam (PAI) non-PNS yang bertugas pada Kantor Urusan Agama (KUA) se Kabupaten Parigi Moutong.

Imbauan itu disampaikan Muslimin pada rapat koordinasi yang diikui 19 penyuluh non-PNS tingkat Kabupaten Parigi Moutong yang digelar oleh Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh), di Aula Kantor Kemenag Parigi Moutong, Kamis, 14 Desember 2017.

Muslimin yang didampingi Kasi Bimas Islam Subhan Lapu S Ag juga menyampaikan bahwa meluasnya peredaran narkoba dan pergaulan bebas remaja menjadi tantangan yang harus bisa diselesaikan oleh penyuluh sebagai ujung tombak, corong pertama dari Kementerian Agama.

Muslimin mengatakan rapat koordinasi Penyuluh Agama Islam (PAI) non PNS ini penting dilaksanakan agar mengetahui hal-hal yang menjadi pendukung ataupun kendala di lapangan dalam melakukan tugasnya.

“Penyuluh harus memahami fungsi dan perannya di masyarakat, sebagai motivator harus teladan dan ikut dalam membantu jalannya pembangunan dan hal apa saja yang menjadi hambatannya, dapat mensinergikan program-program yang telah disusun oleh Pokjaluh Kabupaten Parimo agar berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Pokjaluh Kabupaten Parimo Umi Masrurah menegaskan kegiatan ini untuk menyerap aspirasi terkait program bimbingan masyarakat Islam untuk menjadi bahan, ide, gagasan kita sebagai dalam membina umat.


Editor : Syamsu Rizal