Saturday, 16 December, 2017 - 03:26

Palu Zero Poverty Terkendala Lemahnya Koordinasi

Workshop LP2KD di Balroom Palu Golden, Kamis (9/10/2014). (Foto : Saharia)

Palu, Metrosulawesi.com -  Wakil Wali Kota Palu Mulhanan Tombolotutu mengungkapkan, program zero poverty yang dicanangkan Pemerintah Kota Palu masih menemui kendala.

"Salah satu yang sering dikeluhkan itu lemahnya koordinasi antara stakeholders di lingkup intern pemerintah maupun lingkup ekstern di dunia swasta," ungkap Mulhanan Tombolotutu dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Kota Palu Presly Tampubolon pada workshop LP2KD, di Balroom Palu Golden, Kamis (9/10/2014).

Oleh karena itu, dia berharap workshop laporan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan daerah (LP2KD) dapat menstabilkan strategi penanggulangan kemiskinan pada program zero poverty.

Menurutnya, strategi penanggulangan kemiskinan pada program zero poverty yaitu menggabungkan antara pendekatan padat karya, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kelompok usaha produktif.

Untuk menstabilkan kondisi tersebut, Mulhanan berharap dengan tersusunnya dokumen  LP2KD dapat memudahkan pengukuran terhadap pencapaian kinerja penanggulangan kemiskinan di Kota Palu secara spesifik.

"Semoga LP2KD dapat memberikan gambaran secara gamlang terkait perkembangan kondisi kemiskinan di Kota Palu, dengan berbasis data dan angka," pungkasnya.

Workshop dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Penanaman Modal (PM) Kota Palu diikuti SKPD, camat, lurah, tokoh masyarakat dan akademisi se Kota Palu.

Tiga materi yang dipaparkan yaitu persiapan pelaksanaan program terpadu penanggulangan kemiskinan berbasis bedah kampung 2015; capaian zero poverty; dan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan daerah Kota Palu 2014. Nantinya juga akan diadakan sesi tanya jawab kepada seluruh peserta workshop.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.