Thursday, 16 August, 2018 - 05:01

Parimo Berpeluang Jadi Enam Dapil

RAKOR - Ketua KPU Parigi Moutong Amelia Idris memimpin jalannya Rapat Koordinasi (Rakor) terkat penataan daerah Parimo. (Foto: Ist)

Parimo, Metrosulawesi.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penataan Daerah Pemilihan Pemilu 2019, kegiatan tersebut bertempat di Hotel Oktaria Kelurahan Masigi Kecamatan Parigi, Kamis 18 Januari 2018.

Dalam Rakor tersebut diikuti seluruh pengurus partai politik yang ada di Kabupaten Parimo, serta di hadiri oleh pemerintah kecamatan dan lurah yang ada di wilayah Kota Parigi.

Ketua KPU Kabupaten Parimo, Amelia Idris usai Rakor kepada Metrosulawesi mengatakan, Rakor kali ini terkait dengan daerah pemilihan atau penataan daerah pemilihan yang merupakan tindak lanjut dari Rakor sebelumnya, dimana Rakor awal sudah membicarakan data penduduk Kabupaten Parimo.

Kemudian rakor yang kedua mulai menata dengan memberikan dua asumsi daerah pemilihan Parimo, kemudian yang ketiga Rakor lagi tentang simulasi dengan memberikan masukan dan tanggapan dari semuah peserta Rakor.

“Ini merupakan Rakor yang ke empat kita lakukan guna untuk penataan daerah pemilihan pada Pemilu 2019 mendatang. Karena Rakor sebelumnya kita sudah membicarakan soal data penduduk, serta Rakor kedua kita sudah mulai menata dengan memberikan asumsi daerah pemilihan dan yang Rakor ketiga kita sudah melakukan simulasi dengan memberikan masukan dan tanggapan dari semua peserta yang hadir pada Rakor sebelumnya,” ujar Amelia.

Dia juga mengatakan, sebelumnya ada dua opsi di daerah pemilihan yakni dari lima dapil menjadi enam dapil. Yang mana lima dapil pada saat pemilu 2014, dan sekarang berdasarkan hasil Rakor yang kita lihat daerah pemilihan yang ada di kabupaten parimo diminta untuk di tata, yang pertama ditata itu hanya dapil dua yang mana kemarin ada tujuh kecamatan dan sekarang kita petahkan menjadi lima kecamatan yakni kecamatan eks parigi dan dua kecamatan yang dari tujuh tadi yakni kecamatan Siniu dan Ampibabo  masuk ke daerah pemilihan tiga.

“Karena prinsipnya daerah untuk melakukan penataan dapil yang pertama prinsip kesetaraannya, prinsip ketaatan pada sistim pemilu, kemudian prinsip professional, prinsip integraritas wilayah, kemudian prinsip yang berada dalam satu wilayah yang sama, serta prinsip kohefitasnya dan prinsip kesinambungannya,” kata Amelia.

Ia menambahkan, Dapil menjadi enam ini itu dari kecamatan kecamatan induk yang tadinya di satukan secara budaya pasti sudah sama. Sehingga  Dari hasil rapat sebelumnya dengan seluruh stekholder terkait semua menginginkan menjadi enam dapil.

Dan keinginan untuk menjadi enam dapil tersebut akan menjadi bahan pertimbangan KPU Kabupaten Parimo, yang intinya semua pertimbangan tersebut semuah akan keluar dari KPU RI, daerah tinggal menunggu hasil.
 
 
Editor: Elwin