Saturday, 25 November, 2017 - 11:44

Parimo Launching Kampung Literasi dan GP3M

Badrun Nggai.

Parigi, Metrosulawesi.com - Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) membuka acara launching Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marginal (GP3M) dan Kampung Literasi (KL) di Kabupaten Parimo. Kegiatan tersebut bertempat di Auditorium Kantor Bupati Parimo, Senin 13 November 2017.

Wakil Bupati Parimo Badrun Nggai dalam sambutan mengatakan, melalui kegiatan membaca dan berlatih dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang luas.

“Karena dengan keberadaan Kampung Literasi dapat membantu memberikan perluasan akses infomasi kepada masyarakat, menumbuhkan dan membudidayakan minat baca, mengembangkan sikap positif serta mengembangkan keterampilan untuk mewujudkan masyarakat pembelajaran sepanjang hayat,” ujarnya.

Direktur Pembinaan Pendidikan dan Kesetaraan Direktorat Jenderal PAUD dan Diknas, Dr Santo selaku Kasubit Pendidikan Kesetaraan dan Dikmas menjelaskan, gerakan ini dicanangkan agar dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan pada perempuan dari berbagai aspek.

"Karena itu dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui berbagai kegiatan pendidikan pemberdayaan perempuan dan menurunkan angka buta aksara, khususnya bagi perempuan marginal sangat mengharapkan pemberdayaan perempuan marginal di Kabupaten Parimo untuk dapat lebih meningkatkan keterampilan tradisional dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di Kabupaten Parimo,” jelasnya.

Laporan ketua panitia yang dibacakan oleh Kadisdibud Kabupaten Parimo Adrudin Nur mengatakan, tujuan kegiatan ini meningkatkan komitmen daerah dan membangun kepentingan dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan sebagai ibu rumah tangga serta pendidik pertama dalam keluarga, meningkatkan keterampilan perempuan marginal yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.