Wednesday, 29 March, 2017 - 17:18

Pariwisata Maju Pesat, Usaha Kreatif Terbuka Luas

WORKSHOP - Kepala Dinas Pariwisata Tolitoli Marwan pada pembukaan Workshop Pengembangan Pemasaran Produk Kreatif di Hotel Mitra Utama, Tolitoli, Senin 5 September 2016. (Foto : Dok Disparekraf Sulteng/ Soleman)

Disparekraf Sulteng Gelar Worskhop di Tolitoli
 
Tolitoli, Metrosulawesi.com - Ratusan wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Tolitoli sepanjang tahun ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha kreatif di daerah itu.

Hal itu tampak di Pantai Sabang Desa Sabang Kecamatan Galang, Tolitoli, Sabtu 3 September 2016. Saat itu, puluhan wisatawan dari berbagai negara mengunjungi pantai yang terletak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Tolitoli tersebut.

Sayangnya, pelaku usaha kreatif belum memanfaatkan peluang itu. Pantauan Metrosulawesi, hanya penjual kaos dan beberapa lukisan yang dijual kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke pantai itu.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Media Desain dan Iptek Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sulawesi Tengah Dra Rahmidar MSi mengungkapkan, potensi pengembangan usaha kreatif di Tolitoli terbuka lebar. Apalagi, kata dia daerah ini setiap tahun dikunjungi ratusan wisatawan mancanegara, maupun wisatawan nusantara seperti pada pekan ini, puluhan wisatawan mancanegara menggunakan yacth berkunjung ke Tolitoli.

Karena itu, pihaknya mendorong pelaku usaha kreatif di Tolitoli memanfaatkan peluang itu dengan menyediakan produk khas Tolitoli untuk dijual kepada wisatawan.

Pada sisi lain, pelaku usaha kreatif juga butuh pendampingan dan penguatan dari pemerintah daerah agar pemasaran produk bisa lebih optimal. Selain itu, kata Rahmidar dukungan permodalan dari perbankan juga sangat penting.

“Kendala pengusaha kecil saya lihat faktor modal. Saya sudah mencoba berkoordinasi dengan salah satu perbankan di Kota Palu agar memberikan modal dengan bunga rendah berupa KUR (Kedit Usaha Rakyat),” kata Rahmidar ditemui di Tolitoli.

Sementara itu, Senin 5 September 2016, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Tolitoli menggelar workshop bertema “Pengembangan Pemasaran Produk Kreatif” di Hotel Mitra Utama, Tolitoli.

Sekitar 40 pelaku usaha kreatif berbagai bidang di Kabupaten Tolitoli diberikan materi penguatan pengembangan pemasaran produk. Peserta antusias mengikuti workshop yang dikemas dalam bentuk tatap muka dan diskusi.

Menurut Rahmidar, workshop ini diharapkan bisa mendorong pelaku usaha keatif agar lebih berkembang dan mampu memasarkan produknya secara efektif. Dia menjelaskan, pemasaran produk bisa memanfaatkan event wisata yang rutin digelar pemerintah daerah, atau bisa juga dijual di hotel atau melalui situs online.

Kemasan Produk Diperbaiki

Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Tolitoli, Marwan pada pembukaan workshop mengatakan, Tolitoli memiliki banyak produk-produk olahan tradisonal yang bernilai ekonomi tinggi. Namun, kata dia pada faktanya kurang menarik minat masyarakat untuk membeli.

“Hal ini disebabkan karena faktor pengemasan produk yang kurang menarik sehingga tidak mampu bersaing di pasar,” ungkapnya.

Bupati berharap, para pelaku UMKM di Tolitoli dapat menumbuhkan kreativitas dalam menghasilkan produk yang mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Tengah Norma Mardjanu pada berbagai kesempatan menegaskan, tujuan pengembangan pariwisata memang tidak terlepas dari upaya pemerintah meningkatkan perekonomian masyarakat.

Produk pelaku usaha kreatif diharapkan berkembang seiring dengan jumlah kunjungan wisatawan ke Sulawesi Tengah yang tumbuh pesat.

Sampai Juli 2016, sebanyak 600 ribu wisatawan baik nusantara maupun mancanegara yang telah berkunjung ke Sulawesi Tengah. Data ini belum termasuk kunjungan pada ivent Pesona Bahari Kepulauan Togean yang digelar akhir Agustus yang berhasil menyedot ribuan turis.

Jumlah kunjungan wisata diyakini akan terus bertambah hingga akhir tahun ini sehingga target 2,7 wisatawan bisa tercapai. Diketahui, sejumlah ivent pariwisata di Sulawesi Tengah akan digelar dalam waktu dekat di antaranya Gema Budaya Buol (Buol), Festival Teluk Tomori (Morowali Utara), Pesona Teluk Tomini (Parigi Moutong), dan Festival Danau Poso (Poso).

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.