Monday, 20 November, 2017 - 03:51

Parpol Mulai Godok Cawagub Sulteng, Gerindra dan PKB Sebut akan Usung Kader

ILUSTRASI - Sejumlah nama calon Wakil Gubernur diajukan kepada Gubernur Sulteng, Longki Djanggola. (Grafis : Jeannete Christy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com — Belum dua pekan Wagub Sulteng H Sudarto meninggal, isu pergantian sudah mulai mengemuka. Sejumlah nama baik dari kalangan birokrat, akademisi maupun politisi sudah mewarnai pemberitaan baik dimedia cetak maupun di media sosial (Medsos), sebutlah Drs Hidayat Lamakarate, MSi, Drs Anwar Hafid, Ma’mun Amir, Drs H Anwar Ponulele, Dr Slamet Riyadi, dan beberapa figur lainnya, namun belum ada yang mendapat sinyal dari Gubernur Longki Djanggola sebagai pemakai.

Dari hasil penelusuran Metrosulawesi di Sekretariat bersama koalisi di Jalan Juanda, terendus kalau Gerindra bakal mengusung kadernya, begitu juga PKB selaku partai pengusung akan mendorong kadernya untuk posisi Sulteng 2 yang ditinggal Sudarto.

‘’Gerindra bakal mengusung kader terbaiknya untuk mendampingi Longki mengawal Sulteng lima tahun kedepan, meski demikian Gerindra juga tak menafikan figur lain, apakah dari birokrat, akademisi ataupun politisi kalau figur tersebut lebih baik dan mendapat restu dari Gubernur selaku pemakai,’’ ungkap salah seorang kader Gerindra Sulteng, Azhar Arsyad, SP,SH menjawab Metrosulawesi, di Palu, Selasa 11 Oktober 2016.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Syura PKB Sulteng, Drs Amin Tahir menandaskan, partainya tetap akan merekomendasi kader partai.

‘’Kita tetap siap memberikan yang terbaik untuk Sulteng, termasuk akan merekomendasi  kader terbaik untuk posisi Sulteng 2 mendampingi Longki Djanggola masa lima tahun kedepan, soal partai lain yang akan mengusung kadernya pula, saya rasa tidak masalah, yang terpenting kita semua merujuk pada aturan yang ada, karena pemilihannya melalui parlemen,’’ terang mantan anggota DPRD Kota Palu itu.

Amin juga tak menafikan figur lain untuk masuk dalam kompetisi wagub Sulteng, termasuk sejumlah nama yang sudah mengemuka.

‘’Kita tidak menafikan figur lain, bila kemudian figur yang kami ajukan tidak mendapat dukungan dari parlemen, kita bisa menerima, yang pasti siapapun nantinya terpilih jadi Wagub pasca Sudarto, PKB sebagai partai pengusung akan tetap loyal dan memberikan apresiasi positif terhadap perjalanan lima tahun kedepan,’’ terang Amin.

Sementara soal kader muda potensi Hidayat Lamakarate yang banyak disuarakan kader muda Sulteng, sejumlah elit partai pengusung memandang sebagai sosok yang potensi, namun usianya masih relatif muda, perjalanan karirnya masih cukup panjang.

‘’Hidayat Lamakarate kader muda yang potensi dari kalangan birokrat, namun tergolong usianya relatif masih sangat mudah, namun tak berarti tidak laik untuk menjadi Wagub, tetapi kita perlu melihat sosok yang pas bergandengan dengan Longki untuk mengawal Sulteng lebih mendunia masa lima tahun kedepan,’’ terang salah seorang pengurus Partai Gerindra.

Saat ini, sejumlah elit Partai Gerindra mulai mendiskusikan figur-figur potensi untuk posisi Wagub, dengan beberapa opsi. Opsi pertama, akan mengusung kader partai, opsi kedua dari kalangan birokrat, dengan tetap menghargai usulan dari partai pengusung lainnya.

Soal nama, baik Gerindra maupun PKB sama-sama belum berani menggulirkan, karena sementara dalam tahapan penggodokan.

‘’Belum bisa kita sebut nama, karena kita masih sementara menggodok untuk diusulkan ke DPP, kemudian mengajukan ke Gubernur sebagai pemakai, untuk selanjutnya diserahkan ke DPRD Sulteng untuk melakukan voting,’’ jelas Amin.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.