Friday, 17 August, 2018 - 13:51

Pasca GMT, Penukaran Valas Sepi

MENUKAR VALAS - Customer Service PT Haji La Tunrung, Zulbi Huzaiba mengaku penukaran mata uang asing ke rupiah di Kota Palu saat ini lagi sepi, Senin (25/4/2016). (Foto : Metrosulawesi/Tahmil Burhanudin)

Palu, Metrosulawesi.com - Penukaran mata uang atau valuta asing (valas) di Kota Palu per April 2016 sepi.

Satu-satunya tempat penukaran uang di Kota Palu, PT Haji La Tunrung AMC mengakui tahun ini penukaran valas jauh lebih sepi jika dibandingkan 2015.

Customer Service PT Haji La Tunrung, Zulbi Huzaiba mengatakan usai GMT pada Maret lalu, penukaran valas kembali sepi.

“Maret, pas ada gerhana ada peningkatan tapi setelah itu kembali seperti biasanya,” ujar Zulbi saat ditemui di kantornya, Jalan Danau Poso Nomor 12 C, Palu, senin (25/4).

“Kalau dibandingkan dengan tahun kemarin, justru tahun lalu lebih ramai daripada saat ini. Untuk rinciannya yang tahu kantor pusat, kita hanya melayani penukaran saja,” tambahnya.

Pada saat iven GMT, katanya, rata-rata para wisatawan menukarkan mata uang asing dalam bentuk euro ke rupiah. Selain itu, penukaran valas juga didominasi penukaran mata uang dolar Singapura dan dolar Amerika.

Zulbi mengatakan meski terbilang sepi, namun setiap hari, pihaknya selalu menerima transaksi penukaran valas.

PT. Haji Latunrung melayani penukaran 28 mata uang asing ke rupiah maupun sebaliknya. Mata uasng asing yang dapat ditukarkan di sana diantaranya dolar Australia, dolar Kanada, euro, yen, ringgit Malaysia, peso Philipina, dolar Singapura, dirham Arab, dan bath Thailand.

PT. Haji Latunrung melayani penukaran valas setiap hari, termasuk hari Minggu dan saat hari raya.

Nilai tukar rupiah ke dolar Amerika pada Senin (25/4) kemarin berkisar di Rp 13.000.