Sunday, 26 February, 2017 - 18:37

Pasha Janji Dukung Anak Muda Palu Buat Film

CERITANYA MENYENTUH - Walikota Palu Hidayat (bajur merah) dan Wawali Kota Palu Sigit Purnomo Said, usai menonton bareng film Uang Panae di studio XXI, Jumat malam, 26 Agustus 2016. (Foto : Henny/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Walikota Palu, Hidayat, bersama Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said mengapresiasi film Uang Panae, karya anak muda kota Makassar, yang tayang di XXI seluruh Indonesia.

“Film Uang Panae ini cukup baik, dan antusias masyarakat kota Palu dengan film ini sangat luar biasa. Ceritanya sangat menyentuh mengangkat masalah budaya yang fenomenal di tengah masyarakat Sulawesi Selatan,” ujarnya, usai menonton film, Jumat malam, 26 Agustus 2016.

Hidayat mengatakan dari film kita bisa mengambil kesimpulan bahwa ada budaya di tengah masayarakat yang sebenarnya tidak perlu dipertahan. Budaya sebenarnya harus menyesuikan dengan zaman yang ada saat ini. Dan film Uang Panae, membuka wawasan soal budaya tersebut. Dimana budaya tersebut, sangat merugikan kita. Budaya itu ada yang bertentangan dengan agama di tengah masyarakat. Nilai-nilai seperti itu tidak perlu dipertahankan. Intinya kan dalam menikah adalah keabsahan soal agama.

“Cukup memberikan pelajaran. Saya tidak harus mengumpulkan uang panae lagi,” ujarnya sambil tertawa.

Di tempat yang sama Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said mengatakan film garapan anak muda Makassar ini, secara teknis penyajian musik sudah cukup bagus mulai dari penyajian musik dan filmnya.

“Bisa dibilang sudah cukup layak, gambar dan cerita sangat bagus. Harus bikin lagi, bikin lagi dan bikin lagi film yang baru. Dengan penyajian cerita dan budaya yang berbeda,” tutur Pasha, sapaan akrab vokalis band unggu ini.

“Berharap anak muda kota Palu, bisa mencontoh dan menciptakan film seperti ini. Prinsipnya pemerintah kota Palu selalu akan mensuport jika anak muda kota Palu, juga ingin membuat film,” tambah Pasha.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan