Tuesday, 23 May, 2017 - 17:00

Pasokan Listrik Kota Palu Makin Kuat

TRANSMISI BARU - Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola menandatangani prasasti peresmian Jaringan Transmisi 70 Kv GI Sidera-Talise disaksikan Wakil Gubernur H Sudarto,  dan sejumlah petinggi PLN, Rabu 10 Agustus 2016. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Gubernur Resmikan Jaringan Transmisi 70 Kv GI Sidera-Talise

Palu, Metrosulawesi.com - PLN Area Palu mulai melakukan pengoperasian Jaringan Transmisi 70 kV dari Gardu Induk (GI) Sidera ke GI Talise, Rabu 10 Agustus 2016. Peresmian dilaksanakan setelah PLN menyelesaikan pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo volt (150 kV) yang menghubungkan Gardu Induk Sidera (Palu Baru) dengan Gardu Induk Silae/Tipo pada sistem kelistrikan Palu.

Dalam sambutannya, Direktur PLN Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara (SNT), Machnizon Masri mengatakan peresmian pengoperasian jaringan transmisi tersebut adalah salah satu solusi mengatasi defisit daya di Kota Palu dan sekitarnya.

“Dengan begitu, pasokan listrik untuk Kota Palu dan sekitarnya bertambah kuat setelah mendapat ketambahan jaringan transmisi ini. Selain itu, konektivitas jaringan ini juga sangat mendukung pertumbuhan ekonomi dan penambahan bebas pasokan listrik di Sulawesi Tengah, yang ditandai dengan terus tumbuhnya permintaan pasokan listrik masyarakat Kota Palu dan sekitarnya,” katanya.

Machnizon mengatakan selain membangun pembangkit, pihaknya juga terus membangun transmisi gardu induk sebagai infrastruktur pendukung.

“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat Sulawesi Tengah dan juga kepada Pemerintah Daerah atas kerjasama dan dukungannya selama ini, sehingga proyek pembangunan infrastruktur yang dilakukan PLN dapat berjalan sebagaimana harapan kita bersama,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dalam sambutannya mengatakan peresmian Gardu Induk Talise yang secara langsung akan menambah pasokan listrik di Kota Palu dan sekitarnya sangat dinantikan masyarakat.

“Kegiatan ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat Sulawesi Tengah. Karena ini adalah suatu janji PLN yang sudah diumumkan sebelumnya kepada masyarakat. Artinya PLN tidak ingkar janji dan bekerja maksimal,” katanya.

“Insyaallah sore ini juga, kegiatan ini langsung saya laporkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Karena beliau berpesan, apabila ada kegiatan kelistrikan di Sulawesi Tengah yang butuh penanganan cepat, maka langsung tangani. Jadi kalau ada permasalahan PLN dan Pemda Sulteng, langsung segera diputuskan, aturan urusan belakang,” katanya.

Gubernur berpesan kepada Manager PLN Area Palu, Emir agar konektivitas listrik Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan dijaga dengan baik.

“Yang paling merasa beruntung sekali sekarang, yaitu Manager PLN Area Palu Bung Emir, karena sekarang lebih bebas bernafas lega. Yang dijaga jangan sampai Makassar padam dampaknya masuk ke Palu, karena kita sudah interkoneksi ke Sulsel,” katanya.

“Semoga kerja keras PLN dengan menyambung transmisi yang lebih kuat, membuat Sulteng menjadi lebih terang dan terbebas dari kekuranganpasokan listrik yang kadang harus dihadapi jika ada gangguan suplai pembangkit,” tambahnya.

Gubernur Sulteng dan para pejabat PLN, dan tamu undangan kemudian melihat secara langsung mekanisme kerja pengoperasian Gardu Induk Talise.

Beban puncak sistem kelistrikan Sulawesi Tengah (interkoneksi Palapas-Paposta) saat ini mencapai 118 MW, sementara kemampuan daya telah mencapai 156 MW.

Turut hadir dalam acara ini Dewan Komisaris PLN, Oegroseno, General Manager PLN Suluttenggo Baringin Nababan, General Manager Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) Idian, General Manager Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Bagian Utara (Sulbagut) Eko Priyantono.


Editor : Udin Salim

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.