Saturday, 19 August, 2017 - 19:10

Paspor Jamaah Haji Sulteng Disortir

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng, Drs H Abdullah Latopada, MPd. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Masruhim Parukkai)

Palu, Metrosulawesi.com — Sortir paspor jamaah haji Sulteng sejak awal pekan ini dilakukan pihak Kemenag Sulteng. Hingga Jum’at (19/5) kemarin sudah ada 1.700 paspos yang berhasil dirampungkan dari 2.000 quota jamaah haji Sulteng yang akan berangkat 2017.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng, Drs H Abdullah Latopada, MPd, mengemukakan, tahun 2017 ini Sulteng mendapat penambahan quota lebih dari 300 orang, sehingga tembus 2.000 calon jamaah haji.

Menyinggung soal paspor, Latopada, mengungkapkan, saat ini pihak bagian penyelenggara haji telah melakukan sortir, utuk segera dikirim ke pusat untuk mendapatkan visa haji pada Kedutaan Arab untuk Indonesia di Jakarta.

Sementara menyangkut embarkasi, sebut Latopada, Kemenag Sulteng masih tetap menjadikan Bandara Sepinggan Balikpapan sebagai embarkasi.

‘’Kita tetap jadikan Sepingan Balikpapan sebagai embarkasi, Cuma untuk jumlah jamaah dalam satu kelompok terbang (Kloter) mengalami kenaikan menjadi 450 jamaah yang sebelumnya hanya 350 jamaah,’’ terang Latopada menjawab Metrosulawesi, di Kantor Kemenag Sulteng, Jumat (19/5).

Dengan kenaikan jumlah jamaah satu Kloter, kata Latopada jumlah Kloter 4 Kloter lebih, sehingga jumlah petugas TPHI, TPIH dan TKHI masing-masing empat orang, dan paramedis sebanyak delapan orang, karena satu Kloter didampingi dua paramedis.

Sementara jamaah sekitar 190 orang yang tidak berhasil melunasi ONH hingga batas akhir pembayaran, digantikan dengan calon jamah haji usia lanjut di atas 80 tahun dan sudah terdaftar dalam siskohat, artinya jamaah pengganti tersebut diprioritaskan bagi jamaah lanjut usia yang sudah memiliki nomor porsi.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.