Saturday, 21 October, 2017 - 19:54

PAW Ambo Dalle Butuh Proses Panjang

Zulfakar Nasir. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Wakil Ketua I DPD Demokrat Sulawesi Tengah, Zulfakar Nasir, belum mengetahui rencana Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Morowali, Ambo Dalle, karena belum ada pembahasan di tingkat DPD.

Saat ditemui Metrosulawesi Selasa, 14 Maret 2017 Zulfakar mengatakan, persoalan Ambo Dalle masih wewenang DPC Demokrat Morowali, kalaupun ada teguran-teguran partai kepada kadernya itu biasa dalam partai politik.

Menurut Zulfakar, kalaupun ada rencana PAW kepada ketua tim pemenangan Anwar Hafid itu, pasti melalui proses panjang, apalagi Ambo Dalle juga menjabat sebagai ketua DPRD.

“Sebagai kader partai kita harus patuh dengan perintah partai, jadi tidak ada alasan bagi kader untuk melawan. Soal teguran yang dilayangkan kepada Ambo Dalle biarlah menjadi urusan pengurus di DPC Morowali saja,” ujar Ketua Fraksi Demokrat ini.

Lanjut Zulfakar, semua keputusan mengenai PAW itu berada di DPP Demokrat, jadi banyak tahapan mesti dilalui sebelum DPP menyetujui PAW. Walaupun demikian, DPD juga belum ada pertemuan membahas mengenai PAW.

“Sebagai unsur pimpinan saya belum menerima informasi itu, tidak ada juga laporan yang masuk ke saya,” katanya.

Zulfakar enggan mengaitkan wacana PAW Ambo Dalle berkaitan dengan Pilkada 2018. Menurutnya, sejauh ini Demokrat belum memutuskan nama kader yang akan diusung, namun sejumlah aspirasi terus berkembang terkait dukungan kepad Ketua DPC Demokrat Morowali, Sarifuddin Hafid.

“Perbedaan pandangan dalam berpolitik itu biasa, tetapi sebagai kader harus patuh kepada perintah partai. Jika memang tidak patuh pasti partai mengambil kebijakan atas sikap kader yang melawan,” tegasnya.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.