Sunday, 25 June, 2017 - 02:58

Pelabuhan Pantoloan dan Taipa Diduga Pintu Masuk Narkoba

Kaban BNN Kota Palu, AKBP Sahidi SH, MH. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Badan Narkotika Nasional Kota Palu terus melakukan reaksi cepat dalam pencegahan dan peredaran gelap narkoba, salah satu cara dengan melakukan koordinasi intens dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Palu.
 
Kepala BNN Kota Palu AKBP Sahidi mengatakan bahwa berdasarkan data laporan masyarakat, Pelabuhan Pantoloan dan Pelabuhan Feri Taipa menjadi salah satu tempat masuknya narkoba di Sulawesi Tengah. Sehingga untuk menangkap para pelaku di harapkan dukungan dari masyarakat setempat.
 
"Kami berharap adanya dukungan dari masyarakat Pantoloan, memberikan informasi dilingkungannya apabila mendapat tanda-tanda mencurigakan dari peredaran narkoba," kata AKBP Sahidi, Kaban BNN Kota Palu dalam kegiatan asistensi dalam rangka penguatan pembangunan berwawasan anti narkoba kelompok masyarakat, di Kampus Akademi Keperawatan, Jumat malam (19/2/2016).
 
AKBP Sahidi menuturkan bahwa saat ini Indonesia telah darurat narkoba, sehingga dibutuhkan penaganan khusus untuk menanganinya.

“Makanya Undang-Undangnya pun khusus yakni UU 35 Tahun 1999. Tindak pidana narkotika tergolong tindak pidana khusus," tegasnya.
 
Sementara itu, Luran Pantoloan, Ramli membenarkan pernyataan Sahidi.

“Kelurahan Pantoloan pintu masuk narkoba berdasarkan informasi dari masyarakat. Akan tetapi untuk melakukan tindakan, masyarakat tidak mempunyai kewenangan. Masyarakat saya pak, meminta ada dilakukan semacam swipping, ada tindakan langsung dari BNN. Kami juga mengharapkan warga padat karya agar di libatkan dalam memberikan informasi kepada BNN," katanya.
 
Menanggapi hal itu, AKBP Sahidi menjelaskan masalah peredaran gelap narkotika bukan hanya kewajiban BNN semata, melainkan tugas semua pihak.

“Karena masyarakat sendirilah yang lebih mengetahui siapa yang terlibat narkotika di lingkungannya. Masalah Narkotika bukan hanya tugas BNN tetapi tugas kita semua," tandasnya.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.