Sunday, 27 May, 2018 - 01:27

Pelunasan Tunggakan Listrik Masih Minim

Palu, Metrosulawesi.com - Hingga hari keempat penyusuran 35 Tim Khusus PLN Area Palu menuntaskan tunggakan listrik masyarakat, khusus Golongan 0 (Umum), hasilnya masih jauh panggang dari api alias sangat minim.

“Bagi Golongan Umum, pelanggan yang menunggak dua bulan total pelunasan yang telah dilakukan sebesar Rp240 juta, menunggak tiga bulan total pelunasannya sebesar Rp168 juta, dan total pelunasan tunggakan diatas tiga bulan sebesar Rp260 juta. Total keseluruhan sebesar Rp668 juta. Jadi nilai ini sangat minim sekali dibandingkan tunggakan listrik Golongan Umum yang totalnya mencapai Rp9.998.414.765,” kata Supervisor Administrasi dan Pelayanan Pelanggan PLN Rayon Kamonji, Aji Priambodho di Palu, Jumat, 4 Mei 2018.

Untuk PLN Rayon Kamonji, kata Aji, sebelum pihaknya turun lapangan melakukan pembongkaran, sebanyak 3.719 pelanggan yang menunggak selama satu bulan, totalnya sebesar Rp1,3 miliar.

“Dari tunggakan 1 bulan itu, ada pelunasan sebesar Rp45 juta. Yang menunggak dua bulan ada sebanyak 1.046 , total tagihannya sebesar Rp505 juta, setelah kami turun melakukan pembongkaran/pemutusan, ada pelunasan sebesar Rp95.863.000,” ungkapnya.

“Kemudian, yang menunggak 3 bulan ada 426 pelanggan, tagihannya sebesar Rp225 juta. Total pelunasan baru mencapai Rp47 juta,” katanya.

Aji mengungkapkan paling tinggi tunggakan listrik di PLN Rayon Kamonji selama 10 bulan, yaitu di sekitaran Jalan Malonda, Tipo hingga Watusampu.

“Ada enam pelanggan di kawasan itu yang menunggak selama 10 bulan,” ungkapnya.

Aji mengungkap sebanyak 541 pelanggan PLN Rayon Kamonji yang menunggak diatas tiga bulan.

“Dari 541 pelanggan itu, untuk golongan umumnya, tunggakannya mencapai Rp1,1 miliar, yang baru dilunasi sebesar Rp85 juta,” jelasnya. 

“Jadi total pelunasan tunggakan listrik yang terjadi pada tanggal 3 Mei 2018 kurang lebih sebesar Rp274 juta,” katanya.

Selain itu, Aji mengungkapkan pembongkaran terjadi pada 40 pelanggan PLN Rayon Kamonji.

“Sedangkan pelanggan yang dicabut MSB sekitar 30 pelanggan. Ada 104 pelanggan yang langsung melakukan pelunasan saat tim kami datang. Kurang lebih 15 pelanggan saat dibongkar beralih ke listrik pra bayar,” jelasnya.

Sementara itu, Aji mengungkapkan bahwa omset PLN Rayon Kamonji pada pembayaran listrik bukan pulsa per bulan sebesar Rp9 miliar.

“Untuk golongan umumnya kurang lebih sebesar Rp7,5 miliar, sedangkan tunggakannya sebesar Rp1,2 miliar. Sedangkan untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) PLN Rayon Kamonji, yaitu PJU Kabupaten Sigi dan PJU Kota Palu, per bulannya sekitar Rp1,3 miliar,” jelasnya.

Diketahui, mulai 1 Mei 2018 hingga awal Bulan Puasa, PLN Area Palu fokus melakukan pelunasan tunggakan listrik di Area Palu. Kurang lebih 35 tim khusus yang terdiri dari pegawai bagian Pelayanan Pelanggan, Bagian Distribusi, Pembangkitan, Perencanaan, Bagian Transaksi Energi, dan Unit Pelaksana Produksi turun lapangan.

Tim ini menemui langsung pelanggan dan melakukan tindakan tegas berupa pemutusan listrik sementara hingga pembongkaran sambungan listrik total bagi pelanggan yang menunggak. Hal ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Tags: