Tuesday, 21 November, 2017 - 07:22

Pembahasan KUA-PPAS Palu Tertunda Lagi, Banggar Ancam Gunakan Program APBD 2016

Wakil Ketua DPRD Kota Palu, H Basmin H Karim. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pembahasan KUA-PPAS Kota Palu tahun 2017 yang dijadwalkan akan kembali dilanjutkan Senin, 21 November 2016 tak terlaksana. Pasalnya, sampai pukul 17.27 wita, pembahasan KUA-PPAS tak kunjung dilaksanakan oleh Banggar DPRD bersama TAPD Kota Palu.

“Kami masih menuggu dari pihak TAPD. Makanya, pembahasan anggaran belum dilaksanakan,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Palu H.Basmin H.Karim, Senin, 21 November 2016.

Menurutnya, pembahasan lanjutan yang akan dilakukan banggar kali ini, yaitu menindaklanjuti hasil asistensi yang telah dilakukan TAPD.

“Kami dari pihak DPRD  selalu siap melakukan pembahasan. Namun, kita mau melakukan pembahasan, tentunya harus dibarengi dengan kesiapan dari TAPD,” katanya.

“Oleh karena itu, kami dari pihak DPRD hanya menunggu dari pihak TAPD untuk melakukan pembahasan lebih lanjut di tingkat banggar terkait KUA-PPAS Kota Palu tahun 2017,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Banggar DPRD Kota Palu Hamsir menegaskan jika TAPD tidak kunjung memberikan dokumen KUA-PPAS ke dewan pihaknya akan mengusulkan untuk menggunakan program APBD 2016.

“Kami akan mengusulkan, APBD Kota Palu tahun 2017 menggunakan program APBD 2016,” tegasnya.

Hamsir mengatakan penyerahan KUA-PPAS tahun 2017 oleh TAPD ke pihak dewan seharusnya dipercepat. Mengingat, waktu pembahasan yang sangat singkat.

”Olehnya, kalau TAPD berlama-lama dalam menyerahkan KUA-PPAS untuk dibahas lebih lanjut di tingkat banggar, tentunya kita akan mengambil sikap itu,” akunya.

Kata dia, seharusnya pembahasan sudah kembali dilakukan di tingkat banggar. 

“Dan tentunya, kalau proses pembahasan ini berjalan sebagaimana mestinya, KUA-PPAS Kota Palu tahun 2017 sudah dapat ditetapkan,” keluhnya.
 
   
Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.