Wednesday, 16 August, 2017 - 23:16

Pembunuh Istri Mengaku Tak Menyesal

BARANG BUKTI - Kapolres Palu AKBP Christ R Pusung SIK, menunjukkan barang bukti parang yang digunakan pelaku dalam gelar tersangka dan barang bukti di Mapolres Palu, Sabtu 3 Juni 2017. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Palu, Metrosulawesi.com - Ipin Manggarai (40 tahun), tersangka kasus pembunuhan sadis terhadap Sumiati (40 Tahun), yang juga merupakan istri siri dari tersangka terancam hukuman penjara 15 tahun penjara.

Kapolres Palu AKBP Christ R Pusung SIK, dalam gelar tersangka dan barang bukti di Mapolres Palu, Sabtu 3 Juni 2017 menjelaskan, dikarenakan status antara pelaku dan korban bukan pasangan suami istri yang sah secara hukum alias nikah siri, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

”Karena hubungan pelaku dan korban statusnya nikah siri, serta belum memiliki buku nikah sebagaimana mestinya, penyidik belum menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga,” tambahnya.

Meski demikian, sejak menikah siri dengan korban tahun 2005, tersangka yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan dan korban sebagai pemulung itu, sudah dikaruniai dua orang anak.

Kapolres mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku nekat membunuh Sumiati dengan menggunakan sebilah parang, karena sakit hati atau cemburu mendapat kabar bahwa istrinya akan dinikahkan dengan pria lain.

Namun lanjut Kapolres, dari keterangan sejumlah saksi, pelaku tega menghabisi nyawa wanita yang seharusnya dilindunginya itu, hanya karena pelaku meminta uang kepada korban untuk membeli rokok.

“Saat dilakukan otopsi, petugas menemukan 29 luka tusukan, di sekujur tubuh korban,” tambahnya.

Mantan Kapolres Tolitoli itu juga menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi untuk melengkapi berkas perkara. Polisi mengamankan sebilah parang yang digunakan tersangka Ipin dalam melakukan aksi pembunuhan itu.

Sementara itu kondisi  tersangka Inpin yang pada saat penangkapan sempat dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas, terlihat sudah kembali pulih. Saat wartawan bertanya soal perbuatannya yang tega membunuh istrinya itu, dia mengaku tidak menyesal.

“Tidak (menyesal) pak. Mau diapa, sudah terjadi, dijalani saja,” ungkapnya dengan mimik santai.

Seperti diberitakan, seorang suami tega membunuh istrinya dengan sadis, dengan cara menikam tubuh wanita yang seharusnya dilindunginya tersebut.

Korban yang bernama Sumiati (40 Tahun), ditemukan tewas di dalam kamar, di rumah orang tuanya di jalan Gunung Loli, Lorong 5, Kelurahan Birobuli Utara, Kota Palu, oleh ibu kandung korban yang bernama Salasi(65 tahun), dengan kondisi berlumuran darah, sekitar pukul 17.00 Wita, Jumat 2 Juni 2017. Pelakunya adalah sumai korban yang benama Ipin Manggarai (40 tahun).


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.