Sunday, 17 December, 2017 - 16:12

Pemda Diminta Sukseskan Program Kampung KB

BERI KETERANGAN - Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN Pusat Prof M Rizal Damanik (kanan) didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Abdullah Kemma (kiri) memberikan keterangan kepada awak media di Kantor BKKBN Perwakilan Sulteng, Senin, 4 Desember 2017. (Foto : Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Saat ini seluruh kabupaten/kota se Sulawesi Tengah telah memiliki Kampung Keluarga Berencana (KB). Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN Pusat Prof M Rizal Damanik meminta Pemerintah Daerah (Pemda) ditingkat provinsi dan kabupaten/kota menyukseskan program Kampung KB.

“Tentu Pemda harus mendukung program Kampung KB agar bisa tercapai sesuai yang kita harapkan,” ujar Deputi saat konferensi pers di Kantor BKKBN Perwakilan Sulteng, Senin, 4 Desember 2017.

Deputi yang didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Abdullah Kemma mengatakan pihaknya akan terus mengupayakan Kampung KB disetiap kecamatan. Adapun kalau untuk tingkat kelurahan, Kampung KB telah 100 persen mencapai target secara nasional.

Kampung KB disetiap kelurahan dan kabupaten dijadikan percontohan mewujudkan keluarga mandiri, sejahtera dan berdayaguna. BKKBN kata Deputi akan terus mengevaluasi keberadaan Kampung KB sesuai tujuannya untuk terwujudnya keluarga mandiri, sejahtera dan berdayaguna.

Salah satu upaya yang akan dilakukan dikatakannya melalui kegiatan integrasi Kampung KB di daerah-daerah. Integrasi itu dibutuhkan guna menyamakan persepsi bersama mitra kerja BKKBN dimasing-masing daerah.

“Sasaran Kampung KB itu kriterianya daerah kumuh, masyarakatnya miskin dan banyak anak seperti yang bermukim dipinggiran pantai atau masyarakat miskin di daerah perkotaan,” tutur Rizal.

Dia melanjutkan, keberadaan Kampung KB juga diharapakan sekaligus upaya mengaktualisasikan delapan fungsi keluarga dalam membangun karakter bangsa melalui pembentukan keluarga kecil bahagia sejahtera.

“Jadi Kampung KB merupakan salah satu inovasi strategis dalam mengimplementasikan kegiatan-kegiatan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga,” pungkas Deputi.


Editor : M Yusuf Bj

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.