Sunday, 22 July, 2018 - 12:41

Pemda Ditantang Fasilitasi Pendirian Akademi Pariwisata

General Manager Grand Duta Hotel, Ramayudha. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Pesatnya dunia perhotelan di daerah ini menjadi tantangan dalam hal tersedianya sumberdaya manusia terlatih. Pemerintah daerah ditantang untuk memfasilitasi berdirinya lembaga pendidikan seperti akademi kepariwisataan.

Hal itu diungkapkan General Manager Grand Duta Hotel Ramayudha kepada media ini, Selasa, 20 Februari 2018.

Menurut Ramayudha, ketersediaan sumberdaya terlatih dan siap kerja di sektor perhotelan masih minim. Padahal kebutuhan terus meningkat. Peluang ini juga harusnya dilirik kalangan perguruan tinggi yang sudah ada.
 
"Hotel kelas bintang tiga itu memiliki tenaga kerja antara 30 sampai 40 orang. Sedangkan untuk kelas bintang empat mempekerjakan sampai 70 orang. Darimana kita bisa memperoleh itu semua," kata Ramayudha.

Akhirnya,  banyak yang bekerja bermodal kemampuan dan keterampilan terbatas dan harus dibimbing lagi.
 
"Bahkan ada yang secara otodidak, " ujarnya.

Soal tingkat hunian hotel,  Ramayudha yang baru dua pekan sebagai general manager di Grand Duta Hotel ini mengaku dari Januari hingga akhir Februari 2018 tergolong sepi tamu. Meski demikian hunian hotel yang dikelolanya itu masih pada kisaran 50 persen dari jumlah 102 kamar yang tersedia.

"Berkat lokasi dengan mengandalkan view Teluk Palu hotel ini tidak pernah sepi. Tamu-tamu yang datang sendiri maupun paket tetap saja berdatangan," kata Ramayudha lagi.

Saat ini Grand Duta Hotel sedang merenovasi dan menambah 34 kamar. Bila nanti sudah dari selesai maka hotel ini akan bisa bersaing dari segi umlah kamar dan tarif.

Ramayudha juga menyebutkan strateginya saat ini untuk menggaet orang-orang untuk datang. Salah satunya ialah menyediakan cafe de Madera dengan tarif makanan dan minuman murah.

"Murah tapi bukan murahan loh. Ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri yang disediakan.  Paling tidak mereka-mereka yang suka menikmati suasana sore dengan suasana Teluk Palu," kata Ramayudha lagi.

Hal lain yang tak kalah penting adalah bagaimana hotel ini bisa masuk pada aplikasi-aplikasi travel agent.
 
"Sekarang tidak susah lagi untuk melalukan registrasi. Cukup melalui sejumlah aplikasi yang tersedia secara online," ujarnya.