Tuesday, 21 November, 2017 - 07:18

Pemkot Palu Gelontorkan Rp60 Miliar Untuk THR dan Gaji 13

ILUSTRASI - THR dan Gaji 13. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kota Palu akan menggelontorkan anggaran sebanyak Rp60 miliar untuk membayar gaji 13 dan gaji 14 yang merupakan tunjangan hari raya (THR). Angka itu diperoleh bila merujuk pembayaran gaji pegawai negeri di Pemkot yang setiap bulannya mencapai Rp30 miliar.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Palu, Irmawati Alkaf mengatakan anggaran untuk gaji 13 maupun 14 sama seperti pembayaran gaji pokok.

“Anggarannya sekitar Rp30 miliar lebih perbulan, jika merujuk pada pembayaran gaji pokok maka jumlahnya seperti itu,” kata Irmawaty menjawab Metrosulawesi, Rabu 15 Juni 2016.

Irmawati mengatakan, setiap bulannya Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk membayar gaji sebanyak 8.000 pegawai, sudah termasuk guru.
 
Dengan begitu, bila gaji 13 dan gaji 14 masing-masing diberikan senilai satu bulan gaji, maka total anggaran yang harus disiapkan Pemkot Palu mencapai sebesar Rp60 miliar.

Dia menjelaskan pembayaran gaji tersebut, masih menunggu surat edaran dari kementrian keuangan melalui PMK. Barulah pemerintah bisa mencairkan anggaran. Sejauh pembayaran gaji 13 itu sesuai dengan besaran setiap gaji pokok PNS bersangkutan.

“Uangnya juga keluar nanti ada surat edaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, tetapi menunggu petunjuk dulu, jangan sampai dari surat edaran yang keluar ada intruksi lain soal besaran gaji.

“Kita lihat dulu surat edarannya, jangan sampai ada perubahan soal besaran gaji,” jelas Irmawaty.

Pemkot sendiri masih menunggu dasar apa yang digunakan untuk membayarkan gaji 13 dan gaji 14. Jika surat dari pusat sudah keluar pasti pemkot akan membayar gaji tersebut.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui pemberian gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR) atau gaji ke-14 untuk aparatur sipil negara (ASN).

Hal ini ditegaskan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi saat blusukan ke Serang, Selasa 14 Juni 2016.

"KemenPAN-RB sudah menerima surat mengenai persetujuan pemberian gaji ke-13 dan THR bagi ASN," ujar Yuddy.

Rencananya, gaji ke-13 dan THR diberikan secara terpisah.

"Tadi pagi saya sudah terima surat dari Mensesneg bahwa Presiden menyetujui gaji ke 13 dan THR untuk pegawai negeri sipil," terangnya.

Yuddy mengatakan, untuk THR akan diberikan seminggu sebelum lebaran. Sedangkan untuk gaji ke-13 diberikan setelah lebaran.

"Waktunya memang diberikan berbeda karena peruntukannya juga berbeda, kalau gaji-13 untuk anak-anak sekolah, sedangkan THR untuk hari raya. Pertimbangannya agar tidak konsumtif," tandasnya.

Yuddy pun menjanjikan pencairan THR untuk semua PNS dilakukan H-7 Idul Fitri. Besaran THR sendiri setara dengan satu bulan gaji pokok masing-masing pegawai.

“Kan lumayan besar, untuk keperluan hari raya,” katanya.

Untuk gaji ke 13, menurut Yuddy akan dicairkan oleh pemerintah seminggu setelah lebaran, karena gaji ketiga belas diperuntukan untuk keperluan sekolah anak-anak.

“Kalau dikasih sebelum lebaran bisa habis pakai keperluan lebaran,” katanya.
 

Editor : Udin Salim

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.