Sunday, 22 October, 2017 - 12:38

Pemkot Palu Harus Tegas Soal Parkir Tidak Layak

Carrefour Transmart Palu, salah satu pusat perbelanjaan di Kota Palu yang menggunakan sebagian trotoar sebagai area parkir. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kemajuan infrastruktur Kota Palu yang signifikan, yang ditandai dengan hadirnya beberapa hotel berbintang, pusat-pusat perbelanjaan  (Mall red), serta bertambahnya jumlah kendaraan baik roda empat maupun roda dua, berbanding terbalik dengan ketersediaan lahan parkir layak di Kota Palu.

Beberapa lokasi, diantaranya pusat perbelanjaan seperti Swalayan Hero di Jalan Basuki Rahmat, Palu Grand Mall (PGM) di Jalan Cumi-cumi, Carrefour Trasmart, Bank BTN di Jalan Sudirman, saat ini tidak memiliki tempar parkir yang layak. Kendaraan yang hanya parkir di pinggir jalan, membuat terganggunya akses lalulintas dan penggguna jalan merasa tidak nyaman.
    
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Palu, H. Kadir Samauna mengatakan untuk mengatasi persoalan perparkiran, Dishubkominfo Palu harus berani bersikap tegas, dengan memberikan teguran bahkan sanksi keras kepada pemilik atau manajemen objek lokasi.

“Karena jika tidak maka persoalan ini sulit untuk diatasi. Kota Palu saat ini makin berkembang, pembangunan hadir dimana-mana, kendaraan semakin banyak, membuat jalanan padat. Olehnya jikaDishubkominfo tidak bersikap tegas soal perparkiran, akan banyak muncul tempat parkir tidak layak yang membuat kota ini semrawut,” katanya Kamis 1 September 2016.

Kadir meminta, Dishubkominfo tidak memberi ruang kepada pemilik atau manajemen objek lokasi untuk tidak memiliki perparkiran yang layak.

“Agar Kota Palu menjadi kota yang indah, dengan arus lalulintas yang lancar,” ungkapnya.

Dia juga meminta agar izin bangunan yang dikeluarkan Pemkot untuk bangunan yang menjadi pusat konsentrasi massa seperti, Mall, tempat hiburan, Rumah Sakit harus melakukan penelitian terlebih dulu.

“Jika lokasi tersebut tidak memiliki tempat perparkiran yang layak, izinnya jangan dikeluarkan. Sikap tegas harus ditunjukkan Pemkot, jangan hanya asal keluarkan izin, sehingga kehadiran bangunan di Kota Palu benar-benar layak dan sesuai aturan. Hal ini akan menunjang kelancaran kinerja Pemkot dalam membawa Palu menjadi kota maju, sebab tidak akan ada keluhan masyarakat,” tegasnya.      


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.