Sunday, 17 December, 2017 - 16:08

Pemkot Upayakan Kantor BNN Palu

ANTI NARKOBA - Mahasiswa yang menghadiri Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2016 tingkat Kota Palu di halaman Masjid Agung, Selasa, 26 Juli 2016. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Asisten I Bidang Pemerintahan Arfan menjanjikan akan berupaya agar BNN Kota Palu memiliki kantor sendiri. Menurutnya hal itu untuk mendukung produktifitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

"Pemkot dengan dukungan BNN Sulteng akan mengupayakannya. Mudah-mudahan, kita berdoa bersama tahun depan atau 2017 BNN Kota Palu dalam rangka memperingati HANI 2017 sudah memiliki kantor sendiri," ujar Asisten saat menghadiri Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2016 tingkat Kota Palu mewakili Walikota di halaman Masjid Agung, Selasa, 26 Juli 2016.

Kata Arfan, dengan adanya fasilitas yang memadai dipastikan akan berkorelasi pada hasil pencapaian. Diakuinya, BNN Kota Palu saat ini masih terkendala fasilitas itu, khususnya ketiadaan kantor yang representatif.

"Kita berterimakasih atas komitmen Kepala BNN Kota Palu dan jajaran yang sampai saat ini telah bekerja sekuat tenaga dan berdedikasi dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkoba," tutur Asisten Arfan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNN Kota Palu AKBP Sahidi optimis Pemkot Palu bisa mewujudkan apa yang telah dijanjikan.

"Saya menyambut baik atas janji pak Asisten, semoga bisa terwujud," ucapnya.

Sebab kata dia, cukup miris instansi yang dinahkodainya yang justru berada di ibu kota tidak memiliki kantor sendiri. Adapun kantor yang saat ini digunakan BNN Kota Palu merupakan milik swasta dengan sistem sewa/kontrak.

"Justru BNN yang di kabupaten-kabupaten semuanya sudah memiliki kantor sendiri. Tapi tidak demikian dengan BNN Kota Palu," tandas Sahidi.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.