Tuesday, 21 November, 2017 - 07:15

Pemulung Temukan Mayat di Pantai Talise

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan pemulung di Pantai Talise. (Foto : Metrosulawesi/Eddy)

Palu, Metrosulawesi.com - Warga sekitar pantai talise tepatnya sekitar jalan  Minggu (12/7) sekitar pukul 15.30 di hebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang di perkirakan berumur sekitar 40 tahun, mengenakan baju kaos oblong berkerak kuning dan celana pendek hitam bermotif.

Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, mayat yang belum di ketahui identitasnya tersebut pertama kali  ditemukan seorang pemulung yang sedang mengumpulkan barang bekas di sekitar bibir Pantai Talise.

Saat sedang asyik mengumpulkan barang bekas di pantai, pemulung tersebut mengaku melihat benda mencurigakan mengabung di laut, yang setelah dia dekati ternyata sesosok mayat. Dia langsung memanggil warga sekitar dan kemudian melaporkan penemuan mayat itu kepada aparat polisi yang sedang berjaga di pos pengamanan sekitar Patung Kuda.

Saat tim Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS) Polda Sulteng mendatangi lokasi, warga sudah banyak berdatangan untuk melihat secara dekat, namun tidak ada satupun warga yang mengenalinya, tidak ada luka bekas kekerasan pada tubuh korban, hanya terdapat lebam pada bagian wajah. Selamjutnya tim INAFIS Polda Sulteng membawa mayat tersebut ke RS Bhayangkara untuk dilakukan outopsi.

Penemuan mayat tersebut sempat memacetkan arus lalullintas disekitar lokasi kejadian.

Salah seorang akun  facebook inisial CT menghubungi Metrosulawesi via inbox, dan memberitahukan bahwa kemungkinan mayat tersebut warga Lolu Selatan berinisial IT yang berumur sekitar 40 tahun.

Menurut CT, IT yang mengalami gangguan jiwa sudah sekitar dua hari menghilang dari rumah.


Editor : Joko Santoso

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.