Sunday, 22 October, 2017 - 12:18

Penataan Pedagang Pasar Inpres Perlu Tindaklanjut Konkrit

Rusman Ramli. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Palu Rusman Ramli meminta agar pemerintah Kota (Pemkot) Palu tetap konsisten dan tegas melakukan penataan pedagang Pasar Inpres Manonda Palu.

"Karena memberikan toleransi kepada pedagang untuk kembali berjualan di luar pasar, berarti memberikan peluang untuk kembali membuat pasar inpres semrawut dan mengganggu omset pedagang yang ada didalam pasar," kata Rusman di Palu, Kamis 11 agustus 2016.

Politisi PKS ini mengatakan perlu tindaklanjut konkrit dalam melakukan penataan pedagang Pasar Inpres. Menurutnya, penataan Pasar Inpres yang dilakukan Pemkot Palu saat ini terbilang baik.  

“Apa yang dilakukan Pemkot dalam menangani  pedagang di pasar Inpres sudah baik. Namun perlu tindak lanjut yang konkrit dari Pemkot untuk memastikan para pedagang ini mendapatkan tempat di dalam pasar," akunya.

Kata dia, memastikan pedangang mendapat tempat di dalam pasar sangat penting.

“Jika para pedagang yang ini tidak mendapatkan tempat dalam pasar, otomatis mereka akan kembali menggelar dagangannya di luar pasar,” ungkapnya.

"Pedagang berjualan diluar pasar karena tidak memiliki tempat didalam pasar. Sehingga, kalau memang Pemkot sudah memastikan seluruh pedagang yang ada diluar pasca digusur mendapatkan tempat didalam pasar, bisa dipastikan para pedagang tidak lagi berjualan diluar pasar," tambahnya.

Rusman mengatakan jika semua para pedagang telah berada dalam pasar, tugas pengelola pasar dan Sat Pol PP dalam melakukan penertiban maupun kontrol akan lebih mudah.

“Jika para pedagang telah berada dalam pasar, tinggal tugas pihak pengelola pasar bekerjasama dengan Satpol PP untuk melakukan kontrol terhadap para pedagang tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, komisi B DPRD Kota Palu Kamis 11 Agustus 2016 menerima aspirasi Pedagang Pasar Inpres Manonda Palu.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.