Friday, 15 December, 2017 - 21:56

Pencanangan Kampung KB Jangan Sebatas Seremonial, Harus Ada Gerakan Nyata

Deny Taufan, S.Sos M.Si bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu, Irmawaty melakukan peresmian Kampung KB di RW 03 Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kamis, 18 Mei 2017. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kota Palu untuk kali keenam menggelar pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB). Pencanangan kali ini dilaksanakan di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kamis, 18 Mei 2017.

Dalam sambutannya mewakili Wali Kota Palu, Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Deny Taufan, S.Sos M.Si mengatakan pencanangan kampung KB jangan terhenti pada seremonialnya saja.

“Namun ketika selesai pelaksanaan pencanangan, harus secapatnya melakukan aksi dan gerakan nyata di lapangan dengan memanfaatkan program keluarga berencana yang di fasilitasi oleh BKKBN perwakilan Sulteng,” jelasnya.
 
Deny berharap kegiatan pencanangan kampung KB didukung oleh seluruh stekholder dan pemangku kepentingan dengan berperan aktif untuk keberhasilannya.

“Oleh karena itu perlu adanya pengembangan dan sosialisasi kebijakan pengendalian penduduk, guna mewujudkan pembangunan yang berwawasan kependudukan,” katanya.

Deny mengatakan kebijakan pengendalian penduduk harus disertai dengan melakukan analisis dampak kependudukan. Untuk itu pembinaan dan peningkatan keluarga berencana harus melalui kemandirian dalam ber-KB.

“Kecamatan Palu Utara merupakan kecamatan keenam dicanangkannya Kampung KB. Pemkot melakukan pencanangan kampung KB diawali dari Kelurahan Layana Indah, Kec. Mantikolore, dilanjutkan ke Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi dan sejumlah kecamatan lainnya di Kota Palu,” ujarnya. 

“Insya allah pencanangan kampung KB ke tujuh akan digelar di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan pada 22 Mei 2017,” ungkapnya.

Kata dia, tujuh kecamatan yang telah dicanangkan kampung KB diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga dan menjaga kesejahteraan warga di wilayah tersebut.

Sementara itu, Camat Palu Utara Moh. Akhir Armansyah mengatakan pihaknya menetapkan wilayah RW 03,  RT 03 dan RT 04 sebagai kampung KB karena telah memenuhi syarat.

“Warga di kelurahan Kayumalue Ngapa, rata-rata penghasilanya belum dapat memenuhi kebutuhan hidup dan mengakibatkan wilayah RW ini masih tertinggal. Oleh karena itu, kami selaku pemerintah memilih RW 03 ini agar kualitas kesejahteraan masing-masing keluarga disini dapat meningkat,” ungkapnya.
 
Akhir berharap program kampung KB ini dapat berjalan maksimal. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat kampung KB serta warga lainnya mampu mencapai keluarga sejahtera dan mandiri sesuai keinginan Pemerintah Kota Palu.
 
Acara ini juga turut dihadiri beberapa Lurah dan Camat, sejumlah penjabat BKKBN Kota Palu serta penjabat lainnya.


Editor : M Yusuf BJ

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.