Monday, 23 April, 2018 - 13:27

Pencuri Gasak 5 Aki Solar Cell Taman di Parimo

RAIB - Sebanyak lima aki solar cell di tiga taman di Parigi Moutong hilang digasak pencuri. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.com – Sebanyak lima unit aki solar cell di tiga taman di Parigi Moutong hilang digasak pencuri. Kasus ini sudah dilaporkan ke kepolisian setempat.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPRP Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Moh Rifai ST MT mengungkapkan, lima unit aki tersebut masing-masing 1 unit di Taman Posintomu Kampal, 3 unit di Taman Masigi serta 1 unit di Taman Toraranga Kelurahan Loji.

“Sehingga total aki solar cell yang dibobol maling ada 5 unit,” kata Moh Rifai ST MT kepada Metrosuawesi di ruang kerjanya, Selasa 27 Februari 2018.

Pencurian itu terjadi diduga terjadi saat penjaga masing-masing taman tidak ada di tempat, 24 Februari 2018.
Menurut Pay sapaan akrabnya, untuk mengatisipasi kecurian 5 unit aki solar cell tersebut pihaknya akan memasang gembok agar pencuri tidak bisa mengambil aki solar tersebut.

“Kemudian kami juga akan memasang CCTV di tiga taman tersebut dan itu akan kami laksanakan secepatnya untuk mengantisipasi terjadinya kehilangan aki solar cell. Karena dalam waktu dekat ini kami secepatnya akan memasang gembok di tiap-tiap aki solar cell tersebut serta akan memasang CCTV sehingga jika ada pencuri bisa diketahui,” kata Rifay.

Dia mengatakan, petugas pengamanan juga sudah maksimal. Namun, kemungkinan karena lengah atau petugas tidak ada di tempat, maka pencuri langsung melakukan aksinya.

Seperti satu contoh aki solar cell yang ada di Taman Posintomu Kampal hilang pada waktu subuh. Saat itu, penjaga taman tersebut pulang mandi ke rumahnya.

“Karena kehilangan 5 unit aki solar cell di tiga taman tersebut baru kali ini terjadi, dan dengan hilangnya 5 unit aki solar cell tersebut kami Dinas PUPRP Parimo khususnya bidang tata ruang sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib dan saat ini dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan menyiapkan petugas pengamanan taman untuk satu kali jaga tiga orang. Mereka menjaga secara bergantian dan waktu penjagaan dari pagi hingga siang dan berganti sore hingga malam hari.
 
“Jika pagi biasa banyak anak-anak sekolah yang nongkrong di tiga taman tersebut karena ada wifi, sehingga para petugas jika melihat para pelajar yang ada di taman pada waktu jam belajar langsung menyuruh pelajar agar ke sekolah, nanti pulang sekolah baru bisa duduk di taman,” jelasnya.

Rifay menambahkan, pihaknya juga akan membangun pos penjagaan di tiap taman tersebut dengan memfungsikan Pol PP.

“Untuk juga menjaga taman tersebut dan itu kami akan anggarkan, karena kami akan kerja sama dengan pihak Pol PP Parimo untuk menjaga keamanan di tiga taman yang ada di Kota Parigi, dan mereka juga akan diberi honor,” kata Rifay.


Editor: Syamsu Rizal