Saturday, 23 June, 2018 - 01:25

Pencurian Raskin Diduga Libatkan Internal DKPP Sigi, Kadis Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

Sigi, Metrosulawesi.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Sigi, menunggu proses hukum dari Polres Sigi terkait kasus pencurian beras bagi warga miskin (Raskin) sekitar 6 ton lebih yang hilang di dalam gudang milik DKPP Sigi, yang berada Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, pada 8 Februari 2018 lalu.

Kepala DKPP Sigi, Rahmad Iqbal SP MP, yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, mengatakan, kasus pencurian Raskin Sigi terjadi sudah lama yakni pada 8 Februari 2018. Alhasil prosesnya sekarang ditangani Polres Sigi.

“Kami tinggal menunggu hasil dari aparat hukum, karena bidang distribusi yang menangani beras ini telah melaporkan secara resmi ke Polres Sigi,” ungkapnya, Rabu, 21 Februari 2018.

Dia menambahkan, kerugian Pemda Sigi sekitar 6 ton lebih beras yang hilang dicuri itu, kondisi gudang diakuinya dalam keadaan baik, bahkan gemboknya pun baru, belum lama dipakai.

“Berdasarkan keterangan awal Polres menduga ada keterlibatan internal DKPP Sigi pada kasus kehilangan beras ini. Selaku kepala OPD, saya minta usut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Disinggung terkait respons Bupati Sigi, Moh Irwan Lapatta Ssos MSi, menanggapi kasus kehilangan beras ini. Kepala DKPP Sigi, Rahmad Iqbal, menjawab ia telah melaporkan kasus ini kepada Bupati Sigi. Bahkan respons Bupati Sigi pun sama mengintruksikan melaporkan kasus ini ke pihak yang berwajib.

“Makanya kami tunggu hasil dari Polres Sigi. Jika pelaku benar dari internal kami, yah, mau tidak mau bersangkutan harus bertanggung jawab atas perbuatanya,” pungkasnya.


Editor: Syamsu Rizal