Saturday, 22 September, 2018 - 09:17

Pengaruh Miras, Ayah Perkosa Dua Putrinya

GELAR TERSANGKA - Kapolres Banggai AKBP Moch  Sholeh SIK SH MH, saat memberikan keterangan dalam gelar tersangka dan barang bukti di Mapolres Banggai, Selasa 14 Agustus 2018. (Foto: Ist)

Banggai, Metrosulawesi.com – Seorang pria berinisial IKD (39), warga Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai, tega menggauli dua putri kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah.

Aksi ayah kandung terhadap kedua anak yang semestinya dia lindungi itu, terungkap setelah ibu kandung korban yang juga merupakan istri dari pelaku, melaporkan kasus yang dialamai kedua anaknya itu ke Polsek Lamala.

Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh SIK SH MH, dalam gelar tersangka dan barang bukti, Selasa 14 Agustus 2018 di Mapolres Banggai mengatakan, pelaku melakukan aksi tersebut sebanyak tiga kali, sejak Juni 2017 hingga Juli 2018.

“Tersangka IKD juga hendak melakukan aksi bejatnya kepada Bunga (nama samaran), yang juga salah satu putrinya. Namun, tidak berhasil dikarenakan Bunga melarikan diri keluar kamar,” tambahnya.

Moch Sholeh mengatakan bahwa menurut pemeriksaan awal, kejadian tersebut dilakukan tersangka kepada Mawar, pada Juni 2017 sebanyak dua kali, dan pada Juli 2018 sekali. Sementara kepada Melati dilakukan pada Mei 2018 sebanyak 2 kali, dan Juni 2018 satu kali.

“Pelaku melakukan aksinya dalam keadaan dipengaruhi minuman keras dan selalau mengancam kedua korban, hingga korban tidak bisa melawan dan tidak berani melaporkanya kepada ibunya,” ungkapnya.

Kapolres menuturkan tersangka diamankan di pantai Kecamatan Lamala oleh Kapolsek Lamala AKP Maikun bersama tim saat ingin kabur ke wilayah Banggai Kepulauan. Saat ini sudah diamankan di Mapolres Banggai untuk dilakukan pemeriksaan.

Untuk pasal yang di kenakan terhadap tersangka IKD, yakni pasal 82 ayat (3) dan pasal 81 ayat (2) Jo. pasal 86 D dan E UU Nomor 71 Tahun 2016, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

“Serta pidananya ditambah 1/3 dari ancaman pidana, karena dilakukan oleh orang tua atau wali, dan pelaku juga bisa dikenakan pidana tambahan berupa pengumuman identitas pelaku (vide pasal 81 ayat 6) dan dikenai tindakan kebiri kimia (pasal 81 ayat 7),” tegas orang nomor satu di Polres Banggai itu.


Editor: Syamsu Rizal